SuaraKaltim.id - Hadi Tjahjanto pergi melakukan kunjungan ke Kalimantan Timur (Kaltim) Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini mengaku berkomitmen untuk melanjutkan serta mempercepat Program Tanah Sertipikat Lengkap (PTSL) sampai dengan tahun depan.
Ia mengatakan, PTSL terus dilanjutkan dengan realisasinya 126 juta bidang yang terdaftar. Lalu, sertipikatnya bisa mendekati angka tersebut.
"Dampak yang diperoleh dari adanya PTSL yakni terdapat pertambahan ekonomi, khusus di Kalimantan Timur, pertambahan ekonomi yang dihasilkan program PTSL mencapai kurang lebih Rp 25 triliun pada periode 2017-2023," ucapnya, disadur dari ANTARA, Sabtu (05/08/2023).
Ia menjelaskan, jumlah bidang tanah yang terdaftar di Indonesia, sampai kini sebanyak 105,2 juta lahan. Di mana, jumlah tersebut memiliki dampak penambahan ekonomi yang begitu besar.
Is menyebut, untuk mengembangkan perekonomian rakyat, Kementerian ATR/BPN bukan cuma mempunyai program tersebut. Mereka juga ada program Redistribusi Tanah yang berasal dari tanah telantar.
Maka, ia menganggap bisa langsung melihat dan turun ke lapangan bertujuan untuk tahu permasalahan secara langsung.
"Tentunya penting pula sinergi kolaborasi dengan lembaga dan kementerian lainnya," katanya.
Untuk diketahui, ATR/BPN sebelumnya menyerahkan 12 sertipikat tanah milik masyarakat. Hal itu dilakukan dari pintu ke pintu di Desa Jahab, Kutai Kartanegara (Kukar).
Sertipikat yang diserahkan merupakan hasil dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terus digencarkan di Kukar
Baca Juga: Masyarakat Adat Kaltim Tolak Rencana Pemerintah Migrasi 6 Ribu Warga Yogyakarta ke IKN
"Saya membagikan beberapa sertifikat hasil PTSL. Dari target PTSL di Kalimantan Timur sebanyak 2,2 juta bidang dan yang sudah selesai kurang lebih 75 persen," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah