SuaraKaltim.id - Sebelum masa jabatannya berakhir, Gubernur Kaltim periode 2018-2023, Isran Noor dengan tegas menolak penghapusan tenaga honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Khususnya, di lingkup Pemprov Kaltim.
Meski tak lagi menjabat sebagai KT 1, Isran Noor kembali meyakinkan bahwa tenaga honorer dan PPPK tak ada yang dihapus.
"Honorer dan PPPK, yakin kalian tidak akan dihapus. Kalau ada yang berniat dan menghapus saudara-saudara, hati-hati, busung," ujarnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (05/10/2023).
Ia mengatakan, di Indonesia ini lebih dari 4 juta tenaga honorer yang kemudian direkrut menjadi PPPK. Artinya, ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi oleh mereka, apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga.
"Saya sudah bersumpah, walau saya tidak punya kewenangan, tidak akan ada honorer yang dihapus. Oke, setuju?," lanjut Isran Noor yang disambut gemuruh tepuk tangan para tamu.
Isran Noor juga meminta kepada wali kota dan bupati se-Kaltim agar tak menghapus tenaga honorer. Apalagi, tenaga honorer juga biasanya mengemban tugas yang tak sedikit.
"Kepada wali kota dan bupati, secara pribadi, saya minta, tolong sayangi mereka (para tenaga honorer)," ujarnya lagi.
Soal pegawai non ASN yang dianggap lebih banyak nongkrong dibanding bekerja, Isran Noor juga angkat suara. Menurutnya, tak hanya honorer yang menyempatkan diri untuk nongkrong, ASN pun juga melakukan hal yang sama.
“Yang nongkrong itu, tidak bisa dihitung secara statistik. ASN juga banyak yang nongkrong. Gubernur, bupati dan wali kota juga suka nongkrong. Tidak ada alasan,” tandasnya.
Baca Juga: Akmal Malik Jadi Pj Gubernur Kaltim, Pengamat Politik: Paling Paham Soal Pemerintahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan