SuaraKaltim.id - Kalimantan Timur (Kaltim) yang memiliki beragam destinasi wisata, salah satunya adalah Kampung Teluk Sumbang.
Di kampung tersebut terdapat beragam spot wisata yang unik nan menarik yang patut dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai kota.
Saat ini ramai wisata yang menawarkan paket destinasi wisata seperti menyelam, snorkeling, memancing, bermain pasir pantai atau berwisata di hutan.
Paket tersebut bersama dengan paket menginap yang disediakan oleh resort unik di Biduk-biduk yakni Lamin Guntur Ecoledge.
Baca Juga: 3 Cerita Rakyat Kabupaten Berau, dari Asal Usul Perahu Batu hingga Buaya Giram Tip
Lamin Guntur Ecolodge ini berada di dekat Pantai Lamin, Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau.
Lamin Guntur ini adalah salah satu wujud dari program desa sadar wisata di Kampung Teluk Sumbang.
Program tersebut mengharuskan sebuah tempat wisata untuk memperkaya spot-spot wisata dan tempat penginapan sehingga bisa mendatangkan banyak wisatawan.
Keunikan lain dari lokasi penginapan Lamin Guntur ini berada di kampung yang dihuni oleh dua suku, yaitu suku Dayak Basap yang merupakan penduduk asli dan juga Suku Bugis yang merupakan pendatang.
Jadi, pengunjung juga bisa berinteraksi dan berbaur dengan para penduduk dari Suku Dayak Basap dan Suku Bugis.
Baca Juga: 11 Tersangka Narkoba di Berau Terancam Hukuman Berat, Sabu 643,61 Dimusnahkan
Di sisi lain, keunikan dari resort ini adalah memiliki konsep ecolodge. Konsep ecolodge adalah konsep penginapan dengan wawasan ekologi yang cukup tinggi.
Jadi, berbagai fasilitas yang ada juga berasal dari limbah lingkungan sekitar. Oleh karenanya penginapan ini menjadi tempat populer bagi para traveller domestik maupun mancanegara.
Di Lamin Guntur ini terdapat sebuah rumah lamin mini atau bale-bale yang memperlihatkan keasrian dari tempat ini.
Ada banyak spot foto yang terkini dan instagramable untuk bisa dipamerkan kepada orang terdekat.
Ada banyak ayunan di sekitar pantai dan juga berbagai pepohonan hijau yang berderetan dan membuat suasananya semakin teduh.
Untuk mengunjungi Lamin Guntur ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor.
Pengunjung juga bisa datang dengan menyewa sebuah kapal dengan jarak tempuh sekira 30 sampai 50 menit.
Jika datang dari Kota Tanjung Redep, perjalanan menuju ke Lamin Guntur dapat ditempuh dalam waktu 4 jam dengan jalur air menggunakan kapal dan berada di jalur darat dapat ditempuh dalam waktu 8 jam.
Meski jalan menuju penginapan tidak beraspal, tetapi untuk melaluinya tidak terlalu sulit.
Nantinya, di sepanjang jalan, pengunjung disuguhkan dengan perkebunan kelapa yang indah untuk dinikmati pemandangannya.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Nyepi Tanpa Ogoh-Ogoh? Ini Tradisi Unik yang Wajib Diketahui
-
Bisnis MICE di Bali Kolaps: Hotel Berbintang Kehilangan Tamu, Badai PHK di Depan Mata
-
Lebaran di Pangandaran, 5 Tradisi Unik yang Bikin Kangen Kampung Halaman
-
3 Tradisi Unik Orang-Orang Madura saat Menyambut Hari Raya Lebaran
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025