SuaraKaltim.id - Pelanggan air PDAM memenuhi area kantor Perumda Tirta Taman di Jalan Cipto Mangunkusumo, Bontang pada Jumat (19/4/2024) pagi.
Mereka rela antre untuk membayar tagihan air. Pembayaran diketahui hanya bisa dilakukan 1 pintu sejak Selasa (16/04/2024) lalu.
Salah satu warga menyebut sudah antre sejak pagi. Kemudian mendapat antran ke nomor 80-an. Saat ini antrean sudah sempat menyentuh angka 200 an orang.
"Saya dari pagi itupun sudah banyak. Karena mau bayar di bank atau kantor pos tapi tidak bisa karena gangguan. Jadi saya bayar langsung karena besok terakhir," ucap salah seorang pengantre, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Mengkonfirmasi hal itu Manajer Pemasaran Perumda Tirta Taman Kota Bontang Mulianur mengatakan, tumpukkan antrean sudah berlangsung sejak hari pertama masuk kerja.
Hal itu dikarenakan sistem pembayaran di kantor pos ataupun online sedang bermasalah. Makanya semua pelanggan akhirnya diarahkan untukdi loket Perumda Tirta Taman.
Dia meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Untuk itu Perumda Tirta Taman memperpanjang batas akhir pembayaran hingga (27/04/2024) mendatang.
"Memang antre mas. Karena di kantor pos bermasalah sistemnya. Begitupun dengan online. Makanya kita perpanjang batas akhir sampai pekan depan," sebut Mulianur.
Baca Juga: Gerindra Bontang Buru Koalisi untuk Agus Haris di Pilwali 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Perputaran Uang dari Fesyen di Kaltim Tembus Rp2,79 M Sepanjang 2025
-
Kaltim Percepat Program Cetak Sawah Baru 20.000 Hektare
-
3 Mobil Keluarga Bekas dari Suzuki yang Irit, Kuat Nanjak dan Gesit di Tikungan
-
Lubang Tambang Lebih Dalam dari Sungai, DAS Kelai Berau di Ambang Bencana
-
Viral Isu Terima Suap Rp36 M dari Tambang Ilegal, KSOP Samarinda Buka Suara