SuaraKaltim.id - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda, Abdul Muin mengharapkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang tak akan terjadi kelalaian seperti Pemilu kemarin.
Untuk diketahui, saat Pemilu di 14 Februari lalu, beberapa kawasan di Samarinda memang sempat terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU).
"Memang mekanisme PSU kan berdasarkan UU No 7 Tahun 2017 dan Samarinda melakukan itu atas perintah regulasi namun semoga tak terulang kembali," tuturnya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu (28/04/2024).
Untuk itu, Bawaslu Samarinda kini tengah mempersiapkan segala kebutuhan jelang Pilkada. Ia mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan anggaran yang saat ini sedang tahap pencairan dana anggaran oleh pemerintah kota.
"Soal pelaksanaan Pilkada, karena di dalam UU kan yang mendanai adalah pemerintah yang kita ajukan kemarin itu Rp 17 miliar sudah dicairkan sebagian," katanya.
Karena tahapan Pilkada belum 100 persen dapat terlaksana, otomatis penggunaan anggaran dana juga belum dapat disentuh. Hal ini menunggu arahan dari Menteri Dalam Negeri keputusan dari (Mendagri) dengan beberapa tahapan.
"Anggaran juga bisa belum bisa digunakan kenapa karena memang itu harus masuk di pertama sudah harus teregistrasi Menteri dalam negeri ya," ungkapnya.
Selanjutnya dia juga menambahkan bahwas anggaran tersebut ditujukan untuk perekrutan Ad-hoc panitia pengawasan pemilihan kecamatan (Panwascam). Rencananya akan dibentuk April ini.
"Kita tujukan untuk perekrutan Ad-hoc panwascam yang kita rencanakan di bulan ini lah," tuturnya.
Baca Juga: Andi Harun Puji Isran Noor Atas Peran Pentingnya dalam Mewujudkan IKN di Kaltim
Dia juga mengungkapkan tak hanya menunggu penggunaan menyentuh anggaran. Namun juga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang masih akan dibentuk yang rencananya akan dilakukan perbandingan dengan pemilu yang lalu.
"Kita belum bisa pastikan berapa jumlah PTPS karena memang itu tergantung dari jumlah TPS tetapi yang pasti bahwa jumlah TPS itu akan mengecil kemudian kita bandingkan dengan jumlah PTPS pada saat pelaksanaan Pemilu," tutup Abdul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Akademisi Kritik Insiden LCC Empat Pilar MPR: Stop Bikin Siswa Jadi Mesin Fotokopi
-
Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang
-
Tokoh Masyarakat Kawal Hak Angket, Evaluasi Kinerja Gubernur Rudy Mas'ud
-
Akhir Pekan Siaga di Kaltim: BMKG Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat Ekstrem
-
Temukan Promo Rumah, Mobil, dan Investasi di BRI Consumer Expo 2026