SuaraKaltim.id - Satlantas Polres Bontang masih menemukan banyak pelanggar lalulintas di pagi hari. Itu berdasarkan pantauan petugas saat melakukan patroli strong point di setiap simpang pagi hari.
Setiap harinya ada 16 lokasi setiap harinya dijaga ketat. Tujuannya untuk mengurai kemacetan, memastikan situasi lancar dan penindakan.
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kasat Lantas AKP MD Djauhari mengatakan hampir setiap hari ada yang ditindak berupa tilang.
Pelanggaran yang didominasi ialah pengendara yang tidak menggunakan helm. Kemudian anak sekolah yang memakai motor padahal belum cukup umurnya.
Penindakan itu untuk efek jera agar kecelakaan lalu-lintas bisa dicegah sejak dini. Karena bisa berakibat fatal kecelakaan.
"Setiap pagi kita ini penjagaan. Ada 16 lokasi setiap simpang. Baik tengah kota, Loktuan, Tanjung Laut, Berbas. Setiap pagi kita ada amankan pelanggar," ucap AKP MD Djauhari, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (29/04/2024).
Di akhir Kasat Lantas menghimbau agar masyarakat bisa tertib berlalulintas. Para orang tua juga dihimbau untuk tidak membiarkan anak dibawah umur untuk mengendarai motor.
Polantas juga akan menindak semua pelanggar yang terjaring. Agar ada langkah pencegahan dini menghindari kecelakaan lalu-lintas.
"Kita persuasif juga. Menekan angka kecelakaan pasti dengan disiplin. Terus sosialisasi juga masif dilakukan," pungkasnya.
Baca Juga: Terduga Pelaku Pembakaran Lahan di Bontang Barat Dibebaskan, Polisi Terus Lakukan Penyelidikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah