Potret salah satu masyarakat Dayak Lebo. (Chris Djokan/Yayasan Konservasi Alam Nusantara)
Sebagai suku yang dikenal sebagai "Penjaga Hutan", mereka juga memberlakukan aturan untuk menjaga agar hutan di karst Sangkulirang-Mangkalihat yang ada di belakang kampung mereka tetap terjaga dengan baik.
Mengutip dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara, saat ini Suku Dayak Lebo sangat bergantung pada kelestarian hutan Merabu, yang menjadi rumah tinggal mereka.
Masyarakat Dayak Lebo pun melakukan upaya-upaya konservasi dengan menggunakan sistem tersendiri yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Salah satunya membuat aturan dan berburu dan memancing. Kegiatan ini hanya boleh dilakukan jika hasilnya digunakan untuk kehidupan sehari-hari dan tidak diperjualbelikan untuk menghindari eksploitasi kekayaan hutan.
Sumber:
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Menelusuri Jejak Austronesia pada Kepercayaan Kaharingan di Suku Dayak
-
Menyingkap Asal Usul Nenek Moyang Suku Dayak, Benarkah dari China?
-
Kesamaan Suku Dayak dengan Suku Formosa di Taiwan, Simpan Tengkorak Musuh?
-
Gerakan Nasional Nontunai Berhasil: Transaksi Nontunai di Kaltim Tumbuh 13,03%
-
Pesona Pantai Tanah Merah: Perpaduan Pasir Putih, Hutan Pinus, dan Kesejukan Alam di Dekat IKN
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif