SuaraKaltim.id - Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry tak menampik soal molornya penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) disebabkan oleh tarik-menarik komunikasi politik antar fraksi di Karang Paci. Hal itu disampaikan Sarkowi usai Paripurna Penetapan AKD DPRD Kaltim pada Selasa (24/12/2024) lalu.
“Harusnya dari awal sudah disusun, kita sudah selesaikan pembagian komposisi ketua, wakil, dan sekretaris AKD. Sekarang tugas utama kita adalah segera rapat untuk mengevaluasi program kerja OPD serta serapan anggaran,” jelas Sarkowi, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kamis (26/12/2024).
Politisi Golkar itu menyebut, pasca penetapan AKD ini, setiap komisi diminta segera bekerja maksimal sesuai penempatannya masing-masing.
"Tugas utama kita sekarang adalah mengevaluasi pelaksanaan program kerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2024. Setiap komisi harus segera memanggil OPD terkait untuk menilai kinerja, daya serap anggaran, dan realisasi program," jelasnya.
Setiap komisi memiliki agenda evaluasi spesifik. Komisi I akan menggelar hearing terkait hukum dan pemerintahan, Komisi II mengevaluasi sektor ekonomi, keuangan, serta perusahaan daerah.
Komisi III fokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, sementara Komisi IV akan menilai realisasi program pendidikan dan kesehatan.
Sarkowi menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran agar tidak terjadi Silpa negatif akibat program yang tidak terlaksana.
“Daya serap anggaran OPD harus maksimal, terutama untuk Dinas PU dan Dinas Pendidikan yang memiliki anggaran besar. Jangan sampai kendala seperti lelang lambat atau gugatan kontrak menghambat realisasi anggaran,” tegasnya.
Sarkowi menekankan pentingnya akselerasi dalam menghadapi akhir tahun anggaran. Terutama, OPD dengan alokasi besar seperti Dinas PU dan Dinas Pendidikan.
Baca Juga: Kepergian Junaidi: Sosok Pemimpin Rendah Hati di Kukar
"Kita tidak ingin hambatan seperti lelang yang lambat terulang di tahun berikutnya," tegasnya.
Ia berharap, evaluasi ini dapat menjadi masukan bagi pemerintahan baru di Kaltim dalam memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
"Ini adalah momentum untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai dengan RPJMD dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Eco-Chic Day Jadi Gerakan Baru Puan Lestari untuk Kurangi Dampak Fast Fashion
-
Berawal dari Modal Rp2,7 M, Kasus Irma Suryani vs Istri Ketua DPRD Kaltim Berakhir SP3
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut ASN Luar Daerah Bisa Isi Jabatan Strategis
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah