alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Punya Uang Rusak? Eits, Jangan Dibuang Dulu, Begini Cara Menukarnya di BI

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi Rabu, 11 November 2020 | 13:00 WIB

Punya Uang Rusak? Eits, Jangan Dibuang Dulu, Begini Cara Menukarnya di BI
Sejumlah warga antre untuk menukarkan uang rusak dengan uang baru di mobil Layanan Kas Keliling Bank Indonesia di kawasan perbelanjaan Lokasari, Jakarta, Selasa (6/9).

Proses penukaran uang rusak tersebut bakal dibuka setiap hari Kamis mulai pukul 08.00-11.30 waktu setempat di loket layanan BI.

SuaraKaltim.id - Mulai 12 November 2020, Bank Indonesia (BI) akan membuka kembali layanan penukaran uang rusak di kantor pusat dan kantor perwakilan yang ada di seluruh Indonesia.

Dikutip dalam penjelasan tertulisnya, proses penukaran uang rusak tersebut bakal dibuka setiap hari Kamis mulai pukul 08.00-11.30 waktu setempat di loket layanan BI.

"Pembukaan kembali layanan penukaran uang rusak merupakan upaya BI dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di masyarakat, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19," tulis BI dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).

Namun, tak semua uang rupiah rusak bisa ditukarkan. Ada kriteria uang rupiah rusak yang ditukarkan.

Adapun keriteria tersebut diantaranya:

Uang Rupiah Kertas

Dalam hal fisik uang Rupiah kertas lebih besar dari 2/3 ukuran aslinya dan ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan dengan persyaratan:

  1. Uang Rupiah kertas masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap.
  2. Uang Rupiah kertas tidak merupakan satu kesatuan dan kedua nomor seri pada uang Rupiah rusak tersebut lengkap dan sama.
  3. Dalam hal fisik uang Rupiah kertas sama dengan atau kurang dari 2/3 ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

Uang Rupiah logam

  1. Dalam hal fisik uang Rupiah logam lebih besar dari 1/2 ukuran aslinya dan ciri uang Rupiah dapat dikenali keasliannya, diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang Rupiah yang ditukarkan.
  2. Dalam hal fisik uang Rupiah logam sama dengan atau kurang dari 1/2 ukuran aslinya, tidak diberikan penggantian.

Untuk menukarkan uang rusak ke BI, masyarakat cukup membawa uang rusak yang masih memenuhi persyaratan ke Kantor BI sesuai jadwal layanan.

BI mengimbau masyarakat yang akan melakukan penukaran di seluruh kantor BI untuk tetap menjalankan protokol Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait