alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Putri Tidur Asal Banjarmasin Tidur Pulas Berhari-hari, Rekor 13 Hari

Sapri Maulana Selasa, 06 April 2021 | 17:52 WIB

Putri Tidur Asal Banjarmasin Tidur Pulas Berhari-hari, Rekor 13 Hari
Echa, putri tidur Banjarmasin, Kalimantan Selatan terlelap.(dok.Kanalkalimantan.com)

Pada tahun ini, Echa sudah dua kali tertidur pulas dengan durasi lebih lama dibanding orang kebanyakan. 2017 lalu pernah tidur hingga 13 hari.

SuaraKaltim.id - Tidur pulas hingga empat hari, begitu kondisi yang dialami Siti Raisa Miranda alias Echa, gadis 16 tahun, asal Banjarmasin.

Bukan kali pertama, pada 2017 lalu, Echa pernah tidur hingga 13 hari lamanya.

Pada tahun ini, Echa sudah dua kali tertidur pulas dengan durasi lebih lama dibanding orang kebanyakan.

“Sebelumnya pada bulan Februari juga sempat tertidur selama satu setengah hari,” ujar ayah Echa, Mulyadi, di kediamannya Jalan Pangeran, Kecamatann Banjarmasin Utara, Senin (5/4/2021) petang, dilansir dari Kanalkalimantan.com, jaringan Suara.com.

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Kios di Pasar Ujung Murung Ambruk

“Kalau untuk waktu tidurnya itu tidak menentu, kadang 1 hari, 3 hari, 4 hari, bahkan pernah sampai 13 hari (2017 lalu). Setelah itu, ia akan bangun dengan sendirinya,” sambung Mulyadi.

Echa dikabarkan menderita Kleine-Levin syndrome (KLS), lebih dikenal dengan sebutan sindrom putri tidur.

Penderita sindrom ini dapat tertidur lebih dari 20 jam selama beberapa hari. Ini adalah sebuah kondisi langka yang ditandai dengan hipersomnia atau tidur dalam jangka waktu lama.

Umumnya, KLS menyerang remaja dengan kecenderungan penderita sebanyak 70% dialami kaum pria. Namun tak menutup kemungkinan kondisi ini juga dapat menyerang siapa saja di segala usia.

Dikutip dari Alodokter, penyebab sindrom ini belum diketahui secara pasti. Namun, ahli menduga ada gangguan di beberapa bagian otak, tepatnya di hipotalamus dan talamus, pada penderita.

Baca Juga: Gadis Banjarmasin Pernah Tidur hingga 13 Hari, Terkena Sindrom Putri Tidur?

Kedua bagian otak tersebut mengatur nafsu makan, pola tidur, dan suhu tubuh.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait