Rencana Terowongan di Gunung Manggah Tak Masuk RPJMD, Pemkot Samarinda akan Lobi Pemprov

Rencana pembuatan terowongan di Gunung Manggah, Jala Otto Iskandar Dinata untuk mengurai kemacetan dan kecelakaan hingga kini masuk dalam tahap finalisasi.

Chandra Iswinarno
Minggu, 13 Juni 2021 | 14:15 WIB
Rencana Terowongan di Gunung Manggah Tak Masuk RPJMD, Pemkot Samarinda akan Lobi Pemprov
Wali Kota Samarinda, Andi Harun [Antaranews Kaltim/Arumanto]

SuaraKaltim.id - Rencana pembuatan terowongan di Gunung Manggah, Jala Otto Iskandar Dinata untuk mengurai kemacetan dan kecelakaan hingga kini masuk dalam tahap finalisasi, yakni penyusunan detail engineering design (DED).

Nantinya DED tersebut akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Meski begitu, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengakui, jika rencana tersebut tidak termasuk dalam (rencana pembangunan jangka menengah daerah) RPJMD Kaltim.

"Kami akan sampaikan ke pemprov agar terjadi harmonisasi antara RPJMD provinsi dan kota," ucapnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com.

Sebelumnya merencanakan pembangunan terowongan tersebut, sebenarnya Pemkot Samarinda mempunyai dua opsi untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Pertama, pembuatan jalan layang atau flyover. Kedua, pembuatan terowongan.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Kaltim Belum Mereda, dalam Sehari 78 Orang Terpapar Virus Corona

Kemudian, penertiban parkir liar sebagai langkah awal telah dilakukan jauh hari sebelumnya.

Sebelumnya diberitakan, estimasi anggaran untuk pembangunan terowongan tersebut mencapai Rp 456 miliar, belum termasuk dampak sosial. Sedangkan untuk pembangunan jalan layang memakan estimasi anggaran sekitar Rp 550 miliar dan juga belum termasuk dampak sosial.

"Kami sudah mendengarkan pertimbangan dari para pakar yang ahli di bidangnya. Mereka menyarankan membangun terowongan. Semua masih direncanakan. Masih bisa berubah. Apakah nanti yang dibuat itu flyover atau bisa juga terowongan. Semua harus berdasar pada pertimbangan teknis oleh ahlinya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Herwan menjelaskan, jika terrealisasi proyek tersebut di menjamin dapat mengurangi kemacetan hingga 50 persen.

"Jadi, kalau itu berhasil mungkin tidak ada lagi kemacetan panjang di Gunung Manggah. Artinya, seperti biasa saja jalurnya," katanya.

Baca Juga:Tayangan TV Analog di 5 Provinsi Dihentikan, Termasuk di Kaltim dan Kaltara

Dia juga menyatakan, pembuatan terowongan maupun jalan layang adalah alternatif yang harus dilaksanakan. Jika tak terlaksana, maka tidak akan pernah selesai kemacetan di Gunung Manggah.

"Untuk teknis pemecahan jalan itu belum. Kalau sudah selesai baru kami melakukan mengatur jalan lalu lintas," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini