alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gubernur Isran Desak Menko Airlangga Prioritaskan Kaltim untuk Penuhi Vaksin Covid-19

Chandra Iswinarno Senin, 12 Juli 2021 | 15:53 WIB

Gubernur Isran Desak Menko Airlangga Prioritaskan Kaltim untuk Penuhi Vaksin Covid-19
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat diwawancara pewarta, usai meresmikan pembukaan pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas. [Jifran/SuaraKaltim.id]

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mendesak pemerintah pusat untuk memprioritaskan daerahnya mendapatkan Vaksin Covid-19.

SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mendesak pemerintah pusat untuk memprioritaskan daerahnya mendapatkan Vaksin Covid-19. Permintaan tersebut disampaikannya saat Rapat Evaluasi Implementasi PPKM Mikro Diperketat secara virtual dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

Dia mengemukakan, hal tersebut setelah munculnya tiga wilayah di Kaltim, yakni Kota Balikpapan, Bontang dan Kabupaten Berau ditetapkan berstatus PPKM Darurat.

"Kami di daerah sudah melaksanakan gerakan vaksinasi, seperti kegiatan oleh Bapak Pangdam (Kodam VI Mulawarman), juga Bapak Kapolda, kita terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi. Tapi tetap saja vaksin kita terbatas," katanya seperti dikuti[ dari akun Instagram pemprov_kaltim.

Bahkan kepada Airlangga, Isran mengemukakan Pemprov Kaltim secara khusus sudah bersurat ke menkes untuk pemenuhan vaksin Covid-19 untuk Benua Etam.

Baca Juga: Penutupan Jalan Kurang Sosialisasi, Jalur Pantura Macet Parah

"Mohon Pak Menko, surat kami bisa direspon segera. Ini penting, mengingat juga Kaltim termasuk provinsi yang tinggi tingkat kasusnya, di sisi lain kami kekurangan vaksin," katanya.

Meski begitu, dia mengakui ada keterbatasan terkait ketersediaan Vaksin Covid-19 yang tidak saja dialami Indonesia, namun negara-negara di dunia, sehingga vaksin menjadi bahan rebutan di masa pandemi virus corona melanda.

"Kami juga memahami, mungkin pemerintah pusat mengalami kesulitan mendapatkan vaksin yang diperebutkan seluruh negara di dunia," katanya.

Namun dia menyatakan, daerah tidak akan bisa mempercepat realisasi vaksinasi, jika vaksinnya masih terbatas bahkan kurang.

Lebih lanjut, dia mengakui, realisasi pelaksanaan vaksinasi kabupaten dan kota yang ada di Kaltim terbilang rendah, karena persoalan ketersediaan dan pasokan vaksin dari pusat.

Baca Juga: Viral Pria Kekar Bertato Panik saat Disuntik Vaksin Covid, Sampai Dipegang 3 Nakes

"Animo warga kami, Pak Menko, cukup tinggi. Tapi, tetap terkendala ketersediaan dan supply vaksin," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait