alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alhamdulillah, 200 PKL dan Warung Kecil di Balikpapan Dapat Bantuan Uang Tunai Rp 1,2 Juta

Denada S Putri Kamis, 23 September 2021 | 19:51 WIB

Alhamdulillah, 200 PKL dan Warung Kecil di Balikpapan Dapat Bantuan Uang Tunai Rp 1,2 Juta
Ilustrasi Bansos (dok. istimewa)

Penerima bantuan harus diseleksi. Tujuannya agar tepat sasaran dan sesuai dengan keinginan pemerintah.

SuaraKaltim.id - Sebanyak 200 pedagang kaki lima (PKL) dan warung kecil di Kota Balikpapan mendapatkan bantuan uang tunai yang disalurkan Polda Kaltim melalui Polresta sebesar Rp 1,2 juta.

Tak hanya itu, bantuan lain seperti sembako juga didapatkan. Sebanyak 500 paket sembako diberikan kepada warga yang terkena dampak Covid-19 di Kota Minyak tersebut.

Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena) Polda Kaltim mewakili Kapolda Kaltim Irjen Pol Heri Rudolf Nahak, di Halaman Balai Kota, Kamis (23/09/2021).

“Dimohonlah kepada Bapak Kapolres Balikpapan yang punya tugas ini betul-betul disalurkan kepada masyarakat yang yang kurang mampu, dampaknya betuk-betul terasan buat mereka,” ujar Karo Rena Polda Kaltim Kombes Pol Sambas Kurniawan, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com.

Baca Juga: Aksi Nekad Nenek Nani Lompat ke Sungai Manggar Balikpapan

Ia juga mengingatkan Kapolres agar menyampaikan bantuan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Harus diseleksi penerima bantuan. Sehingga tepat sasaran sesuai harapan pemeintah.

“Mudah-mudahan penyaluran ini betul mengenai sasaran, jangan sampai orang yang mampu dapat bantuan, tolong doseleksi betul, Pak Kapolres,” katanya.

“Tujuannya agar masyarakat kita segera pulih biar sehat dan yang belum terdampak mudah-mudahan tidak terkena,”

Dia manambahkan agar bantuan ini tidak dikurangi bahkan kalau bisa ditambah. bisa bantuan hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Termasuk juga gabungan bantuan dari perusahaan.

”Tolong pak kapolres bantuan ini betul diseleksi bagi yang menerima terutama BLT mereka yang betul betul tidak mampu. Perintahnya jangan dipotong-potong harus full kalau perlu ditambah dapat hibah dari perusahaan atau ditambah dari wali kota,“ tukasnya.

Baca Juga: Pedagang Tak Perlu Khawatir Gelap, Pemkot Kembali Nyalakan Lampu Malioboro secara Normal

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait