alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rusak Parah, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Perlu Penanganan Permanen

Denada S Putri Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Rusak Parah, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Perlu Penanganan Permanen
Jalan poros Sangatta–Rantau Pulung, Kutim putus. [kaltimtoday.co]

Perbaikan jalan poros SangattaRantau Pulung, memerlukan anggaran yang tak sedikit.

SuaraKaltim.id - Infrastruktur di Kutai Timur (Kutim) terus menjadi sorotan masyarakatnya. Beberapa jalan penghubung antar kecamatan, tak hanya rusak parah, tapi ada pula yang nyaris putus.

Salah satunya jalan poros Sangatta-Rantau Pulung. Untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat jalan yang terkikis. Namun, untuk pengerjaan jalan, harus menunggu alokasi anggaran dari pemerintah. 

“Iya, kami sudah menginventarisir jalan tersebut. Karena memang jalan kabupaten. Sehingga tanggung jawab ada pada kami. Tapi, kita tahu kondisi anggaran saat ini seperti apa. Jadi kami menunggu dulu,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PU Kutim, Asran Lode melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (29/11/2021).

Diakuinya, perbaikan jalan poros Sangatta–Rantau Pulung, memerlukan anggaran yang tak sedikit.

Baca Juga: Injak Lubang Bontang Lestari, Seorang Pengendara Motor Terpelanting dan Tewas

Karena jalan yang terkikis perlu dibangun turap agar kuat. Selain itu ada pula titik longsor karena jalan bersebelahan dengan bukit.

“Beberapa titik longsor tidak hanya memerlukan penambalan jalan saja. Tapi juga turap untuk menguatkan sisi jalan yang bersebelahan dengan jurang maupun perbukitan. Sehingga tidak mudah terkikis. Begitu juga yang bersebelahan dengan bukit tanah, harus dibuat penyangga, agar saat hujan, tanahnya tidak longsor ke jalan dan menutup badan jalan, seperti yang kerap terjadi. Untuk menyelesaikan permasalahan itu, butuh dana yang tidak sedikit. Kita tunggu anggaran dulu,” bebernya.

Ia berharap, ada kontribusi dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Rantau Pulung agar bisa membantu melakukan perbaikan secara permanen.

“Untuk penanganan secara darurat kita sudah berkolaborasi dengan beberapa perusahaan, namun karna di wilayah itu banyak perusahaan yang beroperasi kita berharap perusahaan bisa terlibat dalam perbaikan secara permanen,” tandasnya.

Perlu diketahui, longsor tersebut terjadi sepanjang 150 meter. Membuat akses darat sempat lumpuh total. Selain akses menuju kawasan Rantau Pulung. Jalan itu merupakan jalan pintas menuju delapan kecamatan di kawasan Utara Kutim. Di antaranya Kecamatan Telen, Muara Wahau, Kongbeng, Long Mesangat, Muara Ancalong dan Muara Bengkal. Sehingga sangat berpengaruh pada perekonomian wilayah tersebut. Mengingat, kendaraan pengangkut sembako kerap melintasi jalan itu.

Baca Juga: Vampir 'Gentayangan' di Jalan Rusak Jember

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait