facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awal 2022, Warga PPU Merana Karena Banjir Melanda?

Denada S Putri Sabtu, 01 Januari 2022 | 07:30 WIB

Awal 2022, Warga PPU Merana Karena Banjir Melanda?
Babinsa Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, PPU, memantau kondisi banjir. [ANTARA]

"Unsur terkait masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan."

SuaraKaltim.id - Penutup 2021 tak bisa dirayakan dengan meriah. Begitulah yang dirasakan warga Penajam Paser Utara (PPU). Mereka diduga harus merayakan akhir tahun dengan cerita gunda karena banjir melanda.

Banjir kembali melanda PPU, pada Kamis (30/12/2021) lalu. Wilayah yang mengalami bencana tersebut ialah Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku. Padahal sebelumnya, banjir terjadi di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam.

"Banjir yang terjadi di Kelurahan Pemaluan hari ini melanda pada dua RT, yakni RT 02 dan RT 05," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila, melansir dari ANTARA, Sabtu (1/1/2022).

Dia mengatakan, untuk di RT 02 ada tiga rumah yang kemasukan air. Sedangkan di RT 05 hanya sampai bawah kolong rumah dan sebagian di halaman rumah warga.

Baca Juga: Hujan di Batam Awet, Sejumlah Jalan dan Perumahan Banjir

Dia juga menjelaskan, untuk tinggi muka air (TMA) bervariatif dan cenderung menurun pada Jumat (31/12/2021) sore ketimbang pagi harinya. Yakni, di halaman rumah antara 60 hingga 100 cm. Namun, saat ini mengalami penurunan TMA antara 10 hingga 15 cm.

TMA di dalam rumah yang juga pada pagi kemarin sekitar 40 cm. Lalu, sore harinya mengalami penurunan sekitar 10 cm. Banjir tersebut diharap akan terus menurun hingga malam jika tidak ada hujan susulan.

Dia mengatakan lagi, sebelum banjir, telah ada peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 19.50 Wita dan pukul 21.40 Wita, akan terjadi hujan sedang hingga lebat dengan intensitas tinggi pada Rabu (29/12/2021).

Hujan di Kelurahan Pemaluan pada hari tersebut, terjadi di pukul 21.00 Wita yang berlangsung hingga Kamis (30/12/2021) dini hari.

Kondisi ini kemudian mengakibatkan air sungai meluap dan berdampak pada naiknya TMA pada halaman dan rumah warga di kawasan rendah, termasuk yang dekat dengan pinggir Sungai Pemaluan.

Baca Juga: Sule Unggah Kondisi Terkini Dorce Gamalama, Banjir Doa dari Netizen

Begitu ada kejadian ini, Pusdalops BPBD Kabupaten PPU langsung berkoordinasi, melakukan pemantauan, dan pendataan korban terdampak dengan semua unsur terkait.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait