facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemkot Bontang Berencana Bangun SMP di Kawasan Pesisir, Najirah: Jadi Perhatian Kami

Denada S Putri Senin, 27 Juni 2022 | 19:42 WIB

Pemkot Bontang Berencana Bangun SMP di Kawasan Pesisir, Najirah: Jadi Perhatian Kami
Aktivitas belajar tatap muka di SMP Negeri 4 Kota Bontang. [KlikKaltim.com]

Saya inginnya ada satu bangunan SMP yang terletak di sekolah pesisir yang bisa diakses pelajar di pesisir lainnya."

SuaraKaltim.id - Peningkatan sarana pendidikan di kawasan pesisir menjadi salah satu fokus utama Pemkot Bontang. Salah satunya soal sarana gedung SMP khusus warga pesisir

Wakil Wali Kota Bontang Najirah mengatakan, hingga saat ini pelajar yang bermukim di pesisir terkendala dengan jarak yang jauh. Apalagi para siswa harus menuju ke daratan untuk bisa bersekolah. 

“Kalau SD di setiap pesisir kan ada. Yang jadi perhatian kami adalah mereka harus ke darat untuk melanjutkan sekolah menengah. Kan kasihan juga,” ujarnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (27/6/2022).

Untuk itu, ia meminta OPD terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang untuk segera menindaklanjuti wacana tersebut.

Baca Juga: Truk Berhenti Mendadak, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Bontang, 3 Mobil Ringsek

Mengingat jauhnya jarak tempuh ke sekolah menengah dikhawatirkan mempengaruhi siswa memilih berhenti menempuh pendidikan yang lebih tinggi. 

“Saya inginnya ada satu bangunan SMP yang terletak di sekolah pesisir yang bisa diakses pelajar di pesisir lainnya. Jadi mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke darat untuk sekolah,” sambungnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono mengaku akan segera menindaklanjuti keinginan Wakil Wali Kota Bontang tersebut. 

“Pastinya kami harus melakukan kajian dulu. Kemungkinan di tahun depan kami akan memulai kajian. Semoga anggaran daerah di tahun depan bisa mendukung pembangunan ini,” bebernya. 

Katanya, mendirikan sebuah bangunan sekolah membutuhkan proses yang cukup panjang. Pihaknya harus memastikan jumlah siswa yang akan ditampung, jumlah guru yang dibutuhkan serta mengantongi konsep dan studi kelayakan bangunan. 

Baca Juga: Revitalisasi Istana Kerajaan Inderapura Diusulkan ke Kemendikbud

“Nah, harus memiliki nomor induk sekolah dulu baru boleh membangun gedung sekolah,” kata Bambang. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait