Progres Pengerjaan Drainase Jalan R Suprapto di Bontang Masih 11 Persen, Apa Kendalanya?

Beton sudah dimasukkan kedalam galian. Beberapa bagian pengerjaan juga masih dilakukan.

Denada S Putri
Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:58 WIB
Progres Pengerjaan Drainase Jalan R Suprapto di Bontang Masih 11 Persen, Apa Kendalanya?
Pengerjaan Proyek Trotoar dan Saluran Drainase di Jalan R Soeprapto. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang menargetkan pengerjaan saluran drainase dan trotoar di Jalan R Suprapto rampung Desember 2022 mendatang. Katanya, saat ini progres pengerjaan secara persentase masih dibilangan 11,08 Persen. 

Pengerjaan itu masih menyisakan waktu selama 4 bulan ke depan. Hal itu sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan kepada kontraktor pengerjaan, saat melakukan penandatanganan kontrak Juni 2022 lalu. 

Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Anwar Nurddin mengatakan, proyek rekonstruksi trotoar dan saluran drainase dikerjakan oleh CV Maraja Putra Mandiri dengan nilai Rp 4 Miliar.  

Dari pantauan jaringan media ini, pekerja sudah mulai melakukan pembongkaran mulai dari Simpang 4 Bontang Baru, hingga  ke depan Kantor Pegadaian. 

Baca Juga:Ini Lantai di Pasar Rawa Indah yang 'Disulap' Jadi Mall Pelayanan Publik

Beton sudah dimasukkan kedalam galian. Beberapa bagian pengerjaan juga masih dilakukan di tempat pabrikasi yang berada di Jalan D I Panjaitan. 

"Masih terus bekerja mereka. Kemarin ada tambahan pekerja main powernya. Jadi tercatat ada 40 orang yang mengebut pengerjaan trotoar dan drainasenya," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (18/8/202). 

Ia mengaku, kesulitan yang kontraktor keluhkan memang kondisi cuaca. Di mana, saat terjadi hujan deras otomatis air menggenangi bekas kerukan. 

Sehingga harus kembali dipompa agar memudahkan pengerjaan. Meski begitu, secara waktu tetap terus dikejar tanpa ada kebijakan perpanjangan waktu. 

"Secara time line agak terlambat. Karena curah hujan. Cuman sedang diatasi dan dikebut. Kalau waktu lihat kondisional yang jelas arahan kemarin tidak ada penambahan waktu," sambungnya. 

Baca Juga:Catat! Aturan Baru, Belum Booster Penumpang Kapal di Pelabuhan Lok Tuan Wajib PCR

Target pengerjaan drainase dan trotoar hingga ke depan BPD Bank Kaltimtara. Tinggal menyesuaikan kekuatan saja. Makanya pembongkaran belum dilakukan hingga target akhir. 

News

Terkini

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion GBLA berhasil dimenangkan skuad Garuda dengan skor 3-2.

News | 23:25 WIB

Balikpapan masih zona merah.

News | 21:16 WIB
Tampilkan lebih banyak