Tak hanya itu, dari research juga menghasilkan UMKM indeks yang mengukur tiga hal yaitu aktifitas bisnis di UMKM kemudian bagaimana pelaku UMKM memandang tiga bulan ke depan serta seberapa optimis dalam mengukur tingkat kepercayaan pelaku UMKM terhadap kebijakan pemerintah terutama dalam pengelolaan ekonomi.
"Alhamdulillah indeks kita di atas 100 artinya geliat UMKM juga baik kemudian UMKM memandang optimis tiga bulan ke depan dan UMKM merasa percaya kepada kemampuan pemerintah dalam mengelola perekonomian," ungkapnya.
"Hal itulah yang akan kita share di BRI IKN ini," katanya.
Suroso menjelaskan, BRI ini di bangun delapan lantai seluas 1,6 hektare. Pembangunan direncanakan dalam waktu 1,5 tahun dengan nilai investasi Rp 400 miliar.
Baca Juga:Krisis Pangan Global, Jokowi Tekankan Pentingnya Kemandirian dan Pupuk
Dalam pembangunannya juga menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG), untuk environmental pihaknya menerapkan konsep green buliding.
"Bisa dilihat digambar, sampai lantai atas itu ada tanamannya," tuturnya.
Pada acara Groundbreaking BRI, Bank itu Presiden Jokowi didampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono, dan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.
Selain itu juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, Kepala Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pj. Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil, dan Direktur Utama BRI Sunarso.
Baca Juga:Rp 1,2 Triliun untuk Pabrik Amonium Nitrat? "Uang Kecil" Kata Jokowi