Selain gambar telapak tangan, terdapat juga gambar "adi-satwa" atau gambar fauna. Sedikitnya ada empat jenis adi-satwa yaitu rusa bertanduk, geko, dan kura-kura.
Tergambar pula satwa lain seperti rusa tak bertanduk, anjing, banteng, trenggiling, babi hutan, dan tapir.
Rusa bertanduk digambarkan dengan cara khas, sehingga tampak seperti rusa yang sedang terbang melesat, tanduknya sangat panjang melebihi panjang tubuhnya, dan ekomya digambar 'jamak' menunjukkan bahwa rusa tengah bergerak cepat.
Kadal digambarkan di tempat-tempat yang sulit dijangkau, jauh di atas dinding gua, dan tampak digambar dengan kaki yang dibesar-besarkan.
Baca Juga:KPU Kutim Targetkan Peningkatan Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024
Terdapat pula sosok binatang ajaib yang-hanya ditemukan di dua situs, yaitu di Gua Beloyot dan Liang Sara.
Binatang ini bertanduk aneh, seperti berkepala dua dengan tanduk di masing-masing kepalanya. Adapun gambar trenggiling yang ditemukan sering dikaitkan pada sederetan telapak tangan.
3. Tokoh Spiritual
Gambar penting lain adalah sosok tokoh spiritual yang selalu digambar lengkap dengan busananya.
Tokoh tersebut mengenakan penutup kepala, rumbai di pinggang dan tongkat yang ujungnya berlubang.
Baca Juga:Ingin Bebas Titipan Bacalon, Bawaslu Kutim Awasi Ketat Penjaringan PPK Pilkada 2024
Gambar tokoh ini selalu hadir pada seluruh situs bergambar, kecuali di situs-situs yang dekat sungai.