Saat Tambang Melemah, Ekowisata Jadi Nafas Baru Ekonomi Kaltim

Meski begitu, keterbatasan infrastruktur dasar seperti energi masih menjadi kendala.

Denada S Putri
Sabtu, 19 Juli 2025 | 18:16 WIB
Saat Tambang Melemah, Ekowisata Jadi Nafas Baru Ekonomi Kaltim
Ilustrasi ekonomi tambang melemah. [Ist]

“Kami mengusulkan pemanfaatan energi surya untuk 220 rumah, karena banjir sering mengganggu pasokan listrik PLN,” jelas Rozali.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Kaltim, Imam Rusdi Hidayat, menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat lokal dalam menjaga keberlanjutan dan memperkuat daya tarik wisata daerah.

“Pemerintah mendukung Pokdarwis untuk menjaga kelestarian budaya, alam, dan ekonomi desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi wisata Kaltim sangat beragam: dari Gunung Boga di Paser, kawasan karst Sangkulirang, hutan-hutan di hulu Mahakam, hingga pesona bahari di pesisir timur.

Baca Juga:Dari Ribuan Jadi Ratusan: Tren Positif Malaria di Kaltim Terus Berlanjut

Namun, persoalan aksesibilitas dan infrastruktur masih jadi tantangan utama.

Penumpang Domestik Turun, Penerbangan Internasional Kaltim Melonjak 114 Persen

Mobilitas masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) melalui jalur udara dan laut menunjukkan tren fluktuatif pada Mei 2025.

Penurunan signifikan terjadi pada jumlah penumpang domestik, baik di sektor penerbangan maupun pelayaran, sementara penerbangan internasional justru mengalami lonjakan tajam.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Yusniar Juliana, dalam rilis resmi pada Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga:2.836 Kasus DBD di Kaltim, Dinkes Minta Warga Jangan Lengah

“Jumlah penumpang transportasi udara dan laut di Kalimantan Timur mengalami penurunan signifikan pada Mei 2025 dibandingkan bulan sebelumnya,” jelas Yusniar, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Sabtu, 19 Juli 2025.

Menurut data yang dipaparkan, jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat dari berbagai bandara di Kaltim sepanjang Mei 2025 tercatat sebanyak 202.376 orang, turun 13,54 persen dibandingkan April.

Penurunan tercatat merata di beberapa bandara utama, yakni:

  1. Bandara APT Pranoto Samarinda: turun 15,06 persen
  2. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan: turun 14,11 persen
  3. Bandara Kalimarau Berau: turun 8,24 persen
  4. Bandara Datah Dawai Mahakam Ulu: turun 5,42 persen

Sebaliknya, sektor penerbangan internasional mencatatkan peningkatan signifikan.

Pada Mei 2025, tercatat 9.654 penumpang internasional, meningkat 114,68 persen dibandingkan April 2025.

Secara kumulatif sejak Januari hingga Mei, jumlah penumpang internasional mencapai 28.047 orang, tumbuh 35,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini