BI: Inflasi Kaltim 1,79 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Ke depan, BI menegaskan TPID Kaltim akan terus memperkuat koordinasi lintas daerah.

Denada S Putri
Rabu, 03 September 2025 | 17:55 WIB
BI: Inflasi Kaltim 1,79 Persen, Lebih Rendah dari Nasional
Ilustrasi inflasi. [Ist]

SuaraKaltim.id - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berhasil menekan harga kebutuhan pokok hingga menciptakan deflasi pada Agustus 2025.

Data menunjukkan indeks harga konsumen (IHK) Kaltim mengalami penurunan sebesar minus 0,40 persen (month-to-month/mtm).

Hal itu disampaikan Kepala BI Kaltim, Budi Widihartanto, di Samarinda, Selasa, 2 September 2025.

"Kinerja pengendalian inflasi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Agustus menunjukkan hasil baik dengan deflasi bulanan dan inflasi tahunan yang terjaga dalam sasaran nasional dengan indeks harga konsumen (IHK) mengalami deflasi minus 0,40 persen (month-to-month/mtm)," kata Budi, disadur dari ANTARA, Rabu, 3 September 2025.

Baca Juga:Disdikbud Kaltim Larang Siswa SMA/SMK Ikut Demo, Sekolah Diminta Awasi Ketat

Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Kaltim tercatat 1,79 persen, sementara secara tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 1,51 persen.

Angka ini masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5 ± 1 persen dan lebih rendah dibandingkan realisasi nasional 2,31 persen (yoy). Hal itu menegaskan kondisi harga di Kaltim relatif stabil.

Budi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I TPID Kaltim, menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil langkah konkret seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), distribusi beras SPHP oleh Bulog, serta penyelenggaraan pasar murah untuk cabai, sayuran, dan komoditas pangan bergejolak lainnya. Faktor penurunan biaya transportasi udara turut mendukung deflasi.

Tak hanya menjaga harga, TPID Kaltim juga memastikan pasokan dengan mendorong produksi pertanian dan kesejahteraan petani melalui sistem Mekanisme Pengendalian Komoditas Utama (Mandau) yang berfungsi memantau harga serta stok strategis secara cepat.

"Untuk mendukung kelancaran distribusi akibat dampak serius kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), TPID Kaltim langsung menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai respons darurat terhadap bencana kekeringan bagi masyarakat Mahulu," ujarnya.

Baca Juga:108 Tambang Ilegal Masih Beroperasi di Kaltim, Satgas Siap Bergerak

Ke depan, BI menegaskan TPID Kaltim akan terus memperkuat koordinasi lintas daerah.

"TPID Provinsi Kaltim terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program pengendalian inflasi melalui strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini