Rieke Diah Pitaloka Desak KPAI dan Polri Tangani Kasus Perdagangan Anak di Samarinda

Rieke menjelaskan, korban yang kini duduk di bangku kelas 3 SD dipaksa melayani pria hidung belang sejak masih kelas 1 SD.

Denada S Putri
Rabu, 24 September 2025 | 15:30 WIB
Rieke Diah Pitaloka Desak KPAI dan Polri Tangani Kasus Perdagangan Anak di Samarinda
Rieke Diah Pitaloka. [Dok. Suara.com]
Baca 10 detik
  • Cerita ke Guru, Bocah Kelas 3 SD Ungkap Eksploitasi oleh Ibu dan Ayah Tiri
  • SMA 13 Samarinda Jadi Sorotan, Satgas Akui Ada Celah dalam Pengawasan MBG
  • Lahan 5.298 Meter Persegi Jadi Sengketa, Masa Depan RSHD Samarinda Tak Jelas

SuaraKaltim.id - Kasus dugaan perdagangan anak oleh ibu kandung di Samarinda, menyita perhatian publik dan menuai kecaman keras dari anggota DPR sekaligus publik figur, Rieke Diah Pitaloka.

Ia menilai peristiwa ini bukan hanya tragedi keluarga, tetapi juga alarm bagi negara dalam memastikan perlindungan anak.

Hal itu disampaikan Rieke di akun Instagram pribadinya, Selasa, 23 September 2025.

“Pagi ini saya benar-benar terkejut dengan kabar mengerikan. Ada seorang ibu di Samarinda yang menjual anaknya sendiri sejak kelas 1 SD kepada lelaki hidung belang,” ujar Rieke disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu, 24 September 2025.

Baca Juga:Ribuan Kasus TBC di Samarinda, 44 Warga Meninggal Sepanjang 2025

Rieke menjelaskan, korban yang kini duduk di bangku kelas 3 SD dipaksa melayani pria hidung belang sejak masih kelas 1 SD.

Bahkan, korban kerap mendapat ancaman dari ibunya.

“Anak itu diancam tidak boleh sekolah jika menolak. Ayah tirinya juga melakukan kekerasan seksual dan ibunya hanya diam. Na’udzubillah min dzalik,” tulisnya.

Menurut Rieke, kejahatan yang melibatkan orang tua kandung dan orang terdekat korban ini tergolong luar biasa sehingga penanganannya harus segera dilakukan oleh pihak berwenang.

Ia meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera turun tangan.

Baca Juga:Dishub Permanenkan Jalur Satu Arah di Jalan Abul Hasan Samarinda

Tak berhenti di situ, Rieke juga mendorong aparat kepolisian menindak tegas semua pihak yang terlibat.

Pemerintah daerah, DPRD Samarinda, hingga Dinas Sosial pun diminta mengambil peran aktif, termasuk memberi pendampingan kepada korban.

“Kita tidak boleh membiarkan kasus seperti ini terjadi lagi. Anak-anak harus mendapat perlindungan penuh dari negara,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini