SuaraKaltim.id - Kampung atau Desa Wisata Malahing merupakan salah satu desa yang terletak di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.
Desa Wisata ini termasuk dalam 75 besar desa wisata dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Lantas bagaimana sejarah dari Desa Wisata Malahing yang menjadi desa wisata andalan di Kaltim ini?
Rupanya, Kampung Malahing ini sudah berdiri sejak 1999 setelah diinisiasi oleh seorang nelayan yang berasal dari Mamuju, Sulawesi Barat bernama Nasir Lakada dan kakaknya.
Baca Juga: Pimpinan Ponpes di Bontang Lapor Balik Pelapor Kasus Pelecehan Santri
Awalnya mereka melakukan perjalanan dari Mamuju ke Bontang dan mendirikan kampung nelayan di atas air dengan bentuk rumah yang sederhana.
Kini kampung nelayan ini sudah berjumlah 62 Kepala Keluarga (KK) yang berisikan 196 jiwa, dengan laki-laki berjumlah 112 orang dan perempuan berjumlah 84 Orang.
Meski Perkampungan Malahing di tengah laut, Pemerintah Kota Bontang memiliki andil yang sangat tinggi terhadap masyarakatnya. Hal ini karena fasilitas Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang cukup tinggi.
Pemerintah daerah (Pemda) setempat memberi pelayanan pendidikan dari usia dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD). Kemudian Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bontang pun secara terjadwal melakukan pemeriksaan kesehatan keliling yg dilakukan oleh Puskesmas Bontang Selatan I.
Di antaranya, seperti pemberian vaksin Covid-19, penyemprotan desinfektan dan lainnya. Lalu untuk pelayanan kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang memberikan pelayanan secara elektronik melalui internet.
Baca Juga: Dilaporkan Kasus Pelecehan Santri, Pimpinan Ponpes Bakal Lapor Balik
Begitu juga dengan perijinan yang dilakukan Dinas Penanaman Modal Kota Bontang dengan memberikan kemudahan untuk perijinan dapat dilakukan secara elektronik.
Berita Terkait
-
Kampung Wisata Cinangneng, Serunya Liburan Sembari Mengenal Budaya Sunda
-
Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang
-
Bersinergi dengan Mahasiswa KKN, Tim PkM Ilkom UNY Gelar Pelatihan Pengembangan Konten Promosi Kampung Wisata
-
Cek Fakta: Ida Dayak Gelar Pengobatan di Bontang Agustus 2024, Benarkah?
-
Viral, Diduga Masalah HP, Puluhan Remaja Keroyok Karyawan Kafe di Bontang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN