Pada masa perjuangan kemerdekaan, ia banyak membantu pejuang dengan memasok logistik. Ia juga menjadi anggota Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Salah seorang sahabatnya, Muso Salim, pahlawan nasional asal Muara Kaman, Kutai Kartanegara.
Keluarga Lo Beng Long juga memiliki andil mendirikan Universitas Mulawarman (Unmul), kampus negeri kebanggaan Bumi Etam. Pada tahun 1962, Dorinawatie, yang juga dikenal sebagai Nyonya Lo Beng Long, menjadi bendahara Yayasan Perguruan Tinggi Mulawarman. Yayasan ini berperan penting dalam pendirian Unmul.
Berkat bantuan Nyonya Lo Beng Long, Unmul mendapat hibah rumah panggung untuk dijadikan kampus pertama. Rumah itu menjadi saksi bisu awal mula perjalanan Unmul.
"Dulu di situ ada sekretariat Dewan Mahasiswa," kata Iwan Lolang, cucu Nyonya Lo Beng Long.
Dalam perjalanannya, PTM ditingkatkan dan diubah namanya menjadi Universitas Kalimantan Timur (Unikat) oleh Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Thoyib Hadiwidjaja. Namun belakangan dikembalikan lagi jadi Universitas Mulawarman oleh Presiden Soekarno pada 23 April 1963, sedangkan tanggal 27 September 1962 ditetapkan sebagai berdirinya Unmul.
Pada awal pemerintahan Abdoel Moeis Hasan, Gubernur Kalimantan Timur periode 1962-1966, Unmul didatangi Abdul Samad bersama membawa rekannnya Ence Shamad terkait pengembangan pendidikan Kaltim. Mereka memikirkan kenapa anak-anak Kaltim kuliah harus ke luar Pulau Kalimantan, seperti Jawa dan Sulawesi.
Mereka kemudian diarahkan Abdoel Moeis Hasan bertemu Dorinawatie untuk mendiskusikan pendirian perguruan tinggi pertama Kalimantan Timur, yang belakangan dibentuk yayasan yang mengurusi itu.
Tanah yang dimiliki seorang Tionghoa yang kebetulan akan berpindah rumah, berlokasi di Jalan Flores Samarinda dibeli Anwar Lo Beng Long. Dorinawatie lantas menyumbangkannya untuk kampus pertama, cikal bakal berdirinya Unmul.
Lahan rumah panggung di Jalan Flores Samarinda kini menjadi kampus Fakultas Ilmu Budaya dan Balai Bahasa Kalimantan Timur.
Baca Juga: TNI Kerahkan Alustsista dan Personel Distribusi Logistik Pemilu 2024
Dorinawatie merupakan sosok perempuan yang aktif dalam pergerakan ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di Kalimantan Timur. Ia dan adiknya, Elly, adalah sahabat dari para tokoh pergerakan perempuan Indonesia seperti Aminah Syukur, Moegni Brotoadiasikusumo, E Samad, Riffadin, dan Djumantan Anang Hasyim.
Merekalah yang mendirikan Sekolah TK Dharma Bahagia, beberapa sekolah rakyat di Tenggarong dan Samarinda, juga SD/SMP Muhammadiyah Samarinda, SMP1/SMA1/SMEA Negeri Samarinda, dan Universitas Mulawarman. Dorinawatie juga ikut mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kalimantan Timur, membantu pendirian beberapa langgar, rumah sakit Islam, pemugaran asrama perawat, dan gereja.
Ronald Lolang, anak bungsu dari Lo Beng Long, mendiami dan melanjutkan merawat Villa Annie. Ronald Lolang merupakan pengusaha dan pemerhati lingkungan, juga pecinta seni. Ia pemilik Bioskop Mahakama yang sohor di era 1980-an, dan merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1960-an.
Anwar Lo Beng Long dan Dorinawatie Helena Louise adalah pasangan suami istri yang menginspirasi. Mereka menunjukkan bahwa perbedaan suku dan agama bukanlah penghalang untuk bekerja sama dan membangun bangsa. Keduanya adalah pahlawan yang telah berjasa bagi Kalimantan Timur.
Hal itu karena mereka menyadari sebagai keturunan campuran serta sangat bangga dan peduli sebagai putra daerah Kalimantan Timur.
Rumah kuno paling orisinal di Samarinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas