Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 08 Mei 2024 | 15:40 WIB
Ilustrasi muda-mudi Suku Dayak Bahau. [Ist]

Mereka saling bergantian bekerja di ladang atau kebun dari anggota masing-masing kelompok.

Pada saat-saat itu para muda-mudi dapat bekerja bersama dan sambil bekerja mereka saling berbalas-balasan pantun.

Perkenalan dan pergaulan antara muda-mudi itu terjadi antara lain dalam kegiatan:

a. Pelaa'rau (berharian)

Baca Juga: Keunikan Nyobeng Dayak Bidayuh, Ritual Memandikan Tengkorak Manusia Hasil Mengayau

Pelaa'rau adalah bekerja bersama bergantian di ladang dari anggota kelompok dalam kurun waktu seharian.

Contohnya jika hari ini di ladang si A, besok di ladang si B, dan seterusnya sampai semua anggota kelompok mendapat gilirannya.

Jadi, bergantian secara bergotong-royong mengerjakan sesuatu dalam suatu kelompok yang anggotanya sudah tertentu jumlahnya.

b. Ngayang (bertemu malam)

Setelah perkenalan mulai akrab, maka si pemuda bersama kawannya bertamu ke rumah si pemudi pada malam hari.

Baca Juga: Apa Itu Tiwah? Upacara Pencucian Arwah Paling Sakral dan Terbesar di Kalimantan

c. Parun

Load More