SuaraKaltim.id - Rencana organisasi Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Bontang mendaftarkan Basri Rase dan Najirah melalui jalur independen di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, Sabtu (11/05/2024) mendapat sambut hangat dari Basri.
Dalam waktu dekat, Basri akan menemui PHM untuk membahas terkait rencana mereka. Di samping itu, ia berterima kasih kepada PHM yang aktif mendukung dia dan Najirah pada momentum Pilkada ini.
"Saya sudah dengar kabar itu, bahkan sudah 17 ribu KTP yang dikumpulkan. Besok saya kordinasi dengan PHM, karena karena aspirasi masyarakat dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat," ungkap Basri, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (09/05/2024).
Basri mengatakan, dari jumlah KTP yang terkumpul dirinya berterima kasih kepada masyarakat yang suka rela mendukung dia dan Najirah untuk kembali berlaga di Pilkada Bontang.
PHM dan masyarakat Bontang sudah berkontribusi untuk mensukseskan pencalonannya kembali. Pun gerakan tersebut dilakukan secara suka rela tanpa ada intruksi dari dirinya.
"Ini aspirasi masyarakat dan kami mengucapkan terima kasih," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, PHM akan mendaftarkan Basri Rase dan Najirah melalui jalur independen pada Sabtu (11/05/2024) mendatang.
Ketua PHM Pusat Udin Mulyono mengatakan, sudah ada 17 ribu dukungan yang berhasil dikumpulkan relawan. jumlah itu sudah mencukupi batas minimal untuk mencalonkan jagoannya ke KPU.
Mengacu pada data yang dirilis KPU Bontang, calon independen harus mengumpulkan 13.160 dukungan atau 10 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Baca Juga: Calon Independen Balikpapan Harus Kumpulkan 38.212 Dukungan, Sebaran Minimal di 4 Kecamatan
"Kami sudah siap daftarkan Basri-Najirah jalur independen. Ini sudah final Sabtu (11/5) akan daftar membawa 150 orang relawan," ucap Udin Mulyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Hakim Periksa KTP Jokowi, Pekerjaannya Berbeda dengan yang Diucapkan
-
Jokowi Datang ke PN Jaktim, Ditemani Kahiyang dan Kaesang
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
Terkini
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta
-
Rudy Mas'ud ke Jakarta di Tengah Rencana Demo, Ini Penjelasan Pemprov Kaltim
-
Akhir Pelarian Pembobol ATM di Samarinda, Polisi Tangkap Pelaku hingga Jawa Barat
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar