Pada dasarnya, survei yang dilakukan Muchlis bertujuan untuk memperbaiki database. Sebagai dosen dan peneliti kelautan, tentu perlu mengetahui kondisi persis kelautan yang ada di Bumi Mulawarman.
“Sebagai akademisi, survei ini adalah data keanekaragaman hayati yang harus diketahui. Kebetulan saja berada di kawasan terbatas milik perusahaan. Ini akan memperbaiki database kita,” katanya.
Basis data sangat dibutuhkan pengambil kebijakan, pemerintah utamanya, dalam menentukan sebuah kebijakan. Maka data yang diambil akademisi selalu menjadi acuan.
“Di shiploader PT indominco mandiri, berdasrkan survei, kami temukan keberadaan 12 titik terumbu karang. Baik yang berada di area DLKr (Daerah Lingkungan Kerja), DLKp (Daerah Lingkungan Kepentingan) maupun di luar kawasan,” papar Muchlis.
Surveinya sendiri dibagi beberapa tahap yang dimulai dari 2021 hingga 2024 ini. Pada tahap awal, survei berupaya membuktikan keanekaragaman hayati di kawasan itu.
“Survei terakhir di tahun 2024 ini bertujuan untuk analisis kawasan, terutama ekosistem di sekitar aktivitas shiploader,” kata Muchlis.
Meski terlihat sehat, perlu analisis lebih jauh untuk memastikan kondisi terumbu karang. Analisis tersebut memperkaya basis data kelautan yang ada di Kaltim.
Di sisi lain, kata Muchlis, penemuan terumbu karang sehat juga membuktikan jika aktivitas bongkar muat batu bara jika dikelola dengan baik, tak akan merusak ekosistem di sekitarnya. Tentu saja ini membantah kekhawatiran banyak pihak soal perusakan lingkungan di lingkar tambang.
“Ini soal kemauan kuat. Dan Indominco membuktikan itu. Analisis ini perlu dilakukan untuk data base jika sewaktu-waktu diperlukan. Salah satunya perusahaan sendiri untuk meningkatkan kualitas lingkungan di area kerja mereka,” ujar Muchlis.
Baca Juga: Sulawesi Tengah Jadi Korban IKN: Peningkatan Aktivitas Pertambangan Ancam Lingkungan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah