SuaraKaltim.id - Pengumuman seleksi administrasi beasiswa Bontang molor dari jadwal. Seharusnya, pengumuman administrasi berlangsung pada Minggu (17/11/2024) lalu. Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jayadi Pulung.
Ia mengatakan, persoalan yang dihadapi panitia adalah integrasi data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
"Seharusnya pekan lalu sudah pengumuman. Tapi ini agak mundur karena integrasi data," ucap Jayadi, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (24/11/2024).
Disinggung soal kapan kepastian pengumuman administrasi. Pemerintah Kota Bontang belum mengetahui secara pasti. Namun, tahapan tetap berjalan.
Rencananya, penyaluran akan dilakukan hingga Akhir Desember 2024. Disesuaikan dengan kategori penerima.
Tercatat ada sebanyak 2.146 orang yang mendaftar hingga batas akhir Senin (11/11/2024) lalu. Kendati begitu dari total pendaftar tersebut ada sekitar 760 orang dinyatakan tidak lolos.
Alasannya tidak melampirkan berkas secara lengkap. Secara akumulasi hanya ada 1.386 orang saja yang masuk ke tahap verifikasi administrasi.
Terinci pelamar beasiswa stimulan sebanyak 1.068 orang. Sedangkan beasiswa Bontang Tuntas diminati oleh 318 orang.
"Kalau pencairan pasti di akhir Desember 2024," pungkasnya.
Baca Juga: Bawaslu Temukan Pelanggaran Netralitas TAPPD, Pemkot Siapkan Tindak Lanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah