SuaraKaltim.id - Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, merangkum perjalanan setahun kepemimpinannya dalam sebuah acara bertajuk “Rekam Jejak 1 Tahun Pj Gubernur Akmal Malik Memimpin Kaltim”.
Acara ini digelar meriah di Big Mall Samarinda, Sabtu (28/12/2024), dan turut dimeriahkan oleh pameran foto kinerja yang merefleksikan berbagai capaian selama setahun terakhir.
Acara tersebut bertujuan memperlihatkan hasil kerja Akmal Malik bersama jajaran pemerintah daerah selama setahun. Berbagai inovasi dan pencapaian ditampilkan melalui dokumentasi foto dan penulisan buku yang dirancang untuk memberikan gambaran utuh tentang perkembangan Kaltim di bawah kepemimpinannya.
Dalam sambutannya, Akmal Malik menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang telah membantu merealisasikan berbagai program strategis selama setahun terakhir.
“Dari 275 penjabat di Indonesia, saya merasa paling istimewa karena OPD di sini membuat acara yang luar biasa seperti ini. Saya hanya bagian kecil dari orkestrasi besar ini. Semua yang kita capai adalah hasil kolaborasi,” ujarnya, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (29/12/2024).
Selain peluncuran buku, Akmal menyoroti isi buku tersebut yang mencakup keberhasilan transformasi ekonomi dalam mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan. Peningkatan sektor hilirisasi dan pertanian ini sebagai bukti keberhasilan reformasi Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Dari 43 persen, ketergantungan pada sektor mining turun menjadi 35 persen. Ini indikator bahwa kita mulai beralih ke sektor lain yang lebih berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Kaltim, Syarifah Alawiyah, mengungkapkan bahwa acara ini membutuhkan persiapan matang, terutama dalam penyusunan buku yang melibatkan tim penulis profesional.
“Kami butuh beberapa bulan untuk mendalami karakter Pak Akmal dan kinerjanya. Buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas kepada masyarakat tentang inovasi yang telah dilakukan,” jelasnya.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Kalimantan Timur dan Utara Capai 87% Target, PPh Non-Migas Dominasi
Melalui acara ini, Akmal Malik menyampaikan kepada masyarakat bahwa setiap langkah yang diambil bertujuan membawa Kalimantan Timur menjadi provinsi yang luar biasa. Ia berharap, langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan oleh generasi selanjutnya.
“Saya mohon maaf jika ada kebijakan yang terkesan memaksa. Tapi semua itu demi pertumbuhan Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oknum Polisi di Samarinda Jadi 'Sniper' Sindikat Narkoba Gang Langgar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim
-
Kaltim Targetkan 450 Koperasi Merah Putih, Butuh Ratusan Manajer
-
Jadi Tersangka Narkotika, Kasatnarkoba Polres Kukar Terancam Sanksi Pecat
-
Kronologi Pengungkapan Kasus Narkotika Jadikan Kasatnarkoba Polres Kukar Tersangka