-
Pemprov Kaltim menguatkan tata kelola pajak daerah melalui digitalisasi sistem pungutan, dengan menerbitkan Pergub Nomor 35 Tahun 2025 yang menunjuk badan usaha pemegang IUNU sebagai wajib pungut Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
-
Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan komitmen menutup celah kebocoran pajak dan memastikan transparansi transaksi secara digital dan real time, termasuk optimalisasi potensi pajak dari sektor tambang, kehutanan, dan perkebunan.
-
Pemprov membentuk Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah dan menggandeng KPK untuk memperkuat pengawasan, dengan target PBBKB mencapai Rp 4,8 triliun dan realisasi PAD Kaltim hingga Oktober 2025 sebesar Rp 6,8 triliun atau 68,58 persen dari target.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui langkah konkret digitalisasi sistem pajak.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud resmi menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 35 Tahun 2025 yang menunjuk badan usaha pemegang Izin Usaha Niaga Umum (IUNU) sebagai wajib pungut Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
Kebijakan tersebut menjadi upaya strategis dalam menutup potensi kebocoran pajak dan meningkatkan transparansi transaksi bahan bakar dan gas bumi.
Hal itu disampaikan Rudy, saat berada di Samarinda, Sabtu, 1 November 2025.
“Dengan regulasi ini, kami pastikan tidak ada lagi kebocoran penerimaan daerah. Semua potensi bisa dimonitor secara digital dan real time. Sekecil apa pun celah kebocoran pajak harus ditutup,” tegas Rudy, disadur dari ANTARA, Minggu, 2 November 2025.
Langkah ini didorong oleh hasil verifikasi yang menunjukkan masih banyak potensi pajak dari lebih dari 11.300 unit alat berat di sektor tambang, kehutanan, dan perkebunan yang belum tergarap optimal.
Di sisi lain, lemahnya pengawasan kendaraan luar daerah yang beroperasi di Kaltim turut membuka celah kebocoran penerimaan.
“Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi kita semua dalam upaya optimalisasi pendapatan,” lanjut Rudy.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltim membentuk Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah yang berperan dalam supervisi, evaluasi, dan integrasi data lintas instansi seperti Bapenda, Dinas ESDM, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perkebunan.
Baca Juga: Kemenag Kaltim Luruskan Isu Cuci Tangan dalam Kasus Hibah Rp 1,5 Miliar Asrama Haji
Sinergi ini diharapkan memperkuat basis data perpajakan daerah dan memudahkan monitoring lapangan.
Rudy juga meminta dukungan kepala daerah di seluruh kabupaten dan kota untuk mendorong pencapaian target pajak provinsi.
“Dukungan ini mencakup pajak-pajak yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pajak yang dihimpun provinsi nantinya akan dibagikan kembali ke daerah melalui mekanisme bagi hasil seperti opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Sejak Januari 2025, Pemprov Kaltim telah menyalurkan sekitar Rp 800 miliar dana bagi hasil pajak ke kabupaten dan kota melalui sistem split bill.
Jika target tahun ini tercapai, sekitar Rp 4,8 triliun dari PBBKB akan kembali ke daerah untuk mendukung pembangunan dan pengawasan sektor strategis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat