Putri Tidur di Banjarmasin Sempat Dirawat di RS, Ayahnya: Sempat Kejang

Putri Tidur di Banjarmasin sebelumnya sempat dirawat di RS karena kejang-kejang. Ayah Echa, Mulyadi, kemudian meminta agar anaknya kembali dirawat di rumah.

Sapri Maulana
Rabu, 07 April 2021 | 15:39 WIB
Putri Tidur di Banjarmasin Sempat Dirawat di RS, Ayahnya: Sempat Kejang
Echa, putri tidur Banjarmasin, Kalimantan Selatan terlelap.(dok.Kanalkalimantan.com)

Hasilnya, doktor yang menanggani penyakit Echa memperbolehkan pulang ke rumah pada Senin hari ini.

“Kita sampaikan bahwa sudah 4 tahun kita merawatnya seperti ini. Nanti dia bangun sendiri, tapi hari keberapa tidak tau,” kata dia.

Sebagai informasi, Echa dikabarkan menderita Kleine-Levin syndrome (KLS), lebih dikenal dengan sebutan sindrom putri tidur.

Penderita sindrom ini dapat tertidur lebih dari 20 jam selama beberapa hari. Ini adalah sebuah kondisi langka yang ditandai dengan hipersomnia atau tidur dalam jangka waktu lama.

Bukan kali pertama, pada 2017 lalu, Echa pernah tidur hingga 13 hari lamanya.

 Pada tahun ini, Echa sudah dua kali tertidur pulas dengan durasi lebih lama dibanding orang kebanyakan.

REKOMENDASI

News

Terkini