facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terkuak! Desa Telemow di Sepaku Disebut Rawan Bencana Longsor, Apa Kabar IKN Nusantara Nanti?

Denada S Putri Kamis, 03 Maret 2022 | 18:42 WIB

Terkuak! Desa Telemow di Sepaku Disebut Rawan Bencana Longsor, Apa Kabar IKN Nusantara Nanti?
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Nurlaila. [ANTARA]

"Pemkab memberikan pilihan untuk direlokasi di wilayah Trunen Desa Bumi Harapan..."

SuaraKaltim.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyebutkan, sebagian wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yakni Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, rawan potensi bencana tanah longsor.

"Wilayah Desa Telemow berpotensi bencana longsor tinggi," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila, melansir dari ANTARA, Kamis (3/3/2022).

Bencana tanah longsor terjadi di sebagian wilayah Desa Telemow pada 11 April 2018, Pemkab PPU sudah menawarkan kepada masyarakat untuk direlokasi di lahan pemerintah kabupaten setempat.

Namun, masyarakat menolak tawaran relokasi Pemkab PPU tersebut, dengan alasan kehidupan warga telah layak di Desa Telemow.

Baca Juga: Bappenas Ungkap Jumlah Penduduk IKN Nusantara akan Mencapai 1,9 Juta Orang di Tahun 2045

Kendati tidak berhasil melakukan relokasi masyarakat Desa Telemow, menurut dia, Pemkab melakukan upaya memberikan sinyal bencana saat turun hujan dengan intensitas tinggi. 

"Pemkab memberikan pilihan untuk direlokasi di wilayah Trunen Desa Bumi Harapan, warga tidak mau alasannya sudah enak kehidupan di Desa Telemow," ucapnya.

"BPBD dan aparatur setempat saat ini hanya bisa memberikan peringatan bila curah hujan tinggi di wilayah itu," tambahnya.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi menyatakan, Desa Telemow di Kecamatan Sepaku berpotensi sangat tinggi terjadi bencana tanah longsor.

Dari data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi tersebut jelas dia, Desa Telemow dan sekitarnya rawan bencana longsor karena kontur tanah mudah bergerak.

Baca Juga: Persoalan Batas Wilayah Menghantui Kaltim, Pemprov Rencana Tuntaskan Masalah itu Jelang Pembangunan IKN Nusantara

Selain banyak perbukitan dan banyaknya warga yang memanfaatkan lereng dijadikan pemukiman lanjut ia, irigasi dan sanitasi yang tidak sesuai juga menjadi faktor terjadinya tanah longsor.  

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait