4.119 Kasus TBC di Samarinda, Diskes Gandeng Berbagai Pihak

Baharudin menyampaikan urgensi kasus Tuberkulosis yang masih sangat tinggi di Indonesia.

Denada S Putri
Minggu, 17 Desember 2023 | 14:45 WIB
4.119 Kasus TBC di Samarinda, Diskes Gandeng Berbagai Pihak
Ilustrasi TBC. [Ist]

SuaraKaltim.id - Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda menyebut, Tuberkulosis (TBC) di Kota Tepian pada 2023 mencapai 4.119 kasus. Berbagai macam stakeholder melakukan kolaborasi dalam menurunkan tingginya kasus TBC tersebut.

Untuk diketahui, Lembaga Advokasi dan Rehabilitas Sosial (LARAS) menjadi fasilitator dalam rangka Konferensi Pers bersama Sinergi Sehat Indonesia  (SSR), DPRD, Dinas Kesehatan hingga Faskes Swasta dalam penanggulangan Tuberkulosis di Samarinda.

Pengelola Program TB Dinas Kesehatan Samarinda, Baharudin menyampaikan urgensi kasus Tuberkulosis yang masih sangat tinggi di Indonesia.

"Saat ini Indonesia menempati posisi kedua kasus TBC terbanyak di dunia setelah India dengan kasus sebanyak 724.309 (estimasi 969.000 kasus) dan kematian sebanyak 144.000," jelasnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (17/12/2023).

Baca Juga:Alasan Pemprov dan DPRD Kaltim Tak Sepakat Larang Iklan Rokok di Balikpapan

Ia mengatakan, Indonesia berkomitmen dalam pencapaian eliminasi Tuberkulosis di tahun 2030, dan mengakhiri epidemi di tahun 2050.

Baharudin menambahkan, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 67/2021 tentang penanggulangan Tuberkulosis.

"Ini menjadi acuan bagi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, serta Pemangku Kepentingan lainnya dalam melaksanakan penanggulangan Tuberkulosis," bebernya.

Tercatat, sepanjang tahun 2022-2023 Dinas Kesehatan telah melakukan MoU dengan 65 klinik dan 14 rumah sakit terkait penanggulangan penyakit tersebut. Kemudian pada 2024, akan diperluas MoU-nya bersama Dokter Praktik Mandiri (DPM).

Langkah Diskes dalam Eliminasi Kasus TBC

Baca Juga:Penjaga Pulau Bilang-bilangan Jual Telur Penyu

Baharudin menjelaskan, apa saja langkah-langkah dari Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Diskes, untuk penanggulangan ribuan kasus TBC yang ada di Samarinda.

Mulai dari kegiatan investigasi kontak pasien TBC, hingga melakukan skrining di populasi khusus seperti lapas/rutan, pesantren, hingga tempat kerja dan wilayah padat penduduk.

"Kami juga berupaya dalam penyediaan sarana diagnosis dan obat anti TBC yang mudah diakses masyarakat secara gratis," ucapnya.

Kemudian, ia juga membeberkan sejumlah permasalahan utama yang dihadapi oleh Diskes Samarinda, dalam penanggulangan TBC tersebut.

Banyak sekali masyarakat yang  putus berobat/tidak berobat tuntas selama 6 bulan berturut-turut. Hal ini sangat berdampak pada perluasan angka TBC di Samarinda yang kian meningkat setiap saat.

Dalam hal ini, pihaknya berharap agar masyarakat bisa memiliki atensi dalam penyakit TBC, agar memudahkan Dinas Kesehatan Kota Samarinda dalam mengontrol dan mengatasi permasalahan TBC yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak