Keunikan Pakaian Takwo, Baju Adat Bangsawan Kutai yang Sederhana

Baju ini merupakan pakaian adat masyarakat Kutai di Kaltim.

Denada S Putri
Rabu, 06 Maret 2024 | 15:00 WIB
Keunikan Pakaian Takwo, Baju Adat Bangsawan Kutai yang Sederhana
Ilustrasi baju takwo yang dipakai beberapa pejabat di Kaltim. [Ist]

SuaraKaltim.id - Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki beragam kebudayaan, di antaranya adalah pakaian adat yang masih digunakan di acara tertentu seperti upacara pernikahan atau upacara adat.

Salah satu pakaian adat itu adalah Baju Takwo. Baju ini merupakan pakaian adat masyarakat Kutai di Kaltim  yang biasanya dikenakan saat upacara pernikahan.

Di zaman dahulu, Baju Takwo ini tidak bisa sembarangan dipakai oleh masyarakat biasa. Hanya para keturunan bangsawan Kutai saja yang bisa memakainya.

Selain itu, para penari juga diperbolehkan untuk memakainya saat mengikuti upacara adat. Tetapi sejak perkembangan zaman, saat ini masyarakat umum pun dapat mengenakan baju takwo sebagai baju pengantin.

Baca Juga:Deskripsi Lengkap Bahasa Kutai, Dari Asal-usul hingga Dialek

Keunikan dari baju takwo ini adalah bajunya yang menyerupai dengan baju cina, tetapi perbedaannya adalah berkerah tinggi.

Kemudian di bagian depan baju memakai jelapah, kiri kanan jelapah itu dipasang kancing lima pasang, lalu pada kerahnya dipasang sepasang kancing.

Baju takwo merupakan baju yang cenderung lebih sederhana dari baju Kustin karena hanya polos tanpa pasmen dan ornamen.

Bahan dari baju takwo ini dibuat dari kain katun, nilon dan beludru serta saat ini baju takwo dipakai oleh masyarakat kebanyakan untuk pakaian pernikahan.

Di bagian bawahnya, biasanya para pengantin  yang memakai baju takwo ini hanya kain panjang, yang dipakai kebanyakan bercorak parang rusak.

Baca Juga:Polres Kukar Tertibkan Judi Berkedok Adat, Temukan Dadu, Tongkok, dan Sabung Ayam

Bagian ujung dari kain panjang itu diberi rumbai-rumbai yang berwarna kuning emas. Rumbai-rumbai itu diatur sedemikian rupa sehingga terletak bagian depan.

Pengantin wanita yang menggunakan baju takwo ini biasanya rambutnya disanggul secara gelung kutai atau gelung siput.
 
Kemudian sanggul dihiasi dengan kembang goyang atau gerak gempa. Gerak gempa itu beberapa kembang melati yang terbuat dari perak bersepuh emas.

Sementara pengantin pria yang juga memakai baju takwo ini memilikig bentuk, bahan dan warna yang senada sama dengan baju takwo pengantin wanita. Perhiasan yang dipakai ialah kalung tunggal atau kalung bersusun.

Dodot dari pengantin pria terdiri dari kain panjang diwiron atau ujungnya berumbai-rumbai seperti tapeh pada pengantin wanita. Kemudian sang pengantin pria menggunakan alas kaki dipakai selop hitam atau warna lain.

Terakhir, pengantin pria menggunakan penutup kepala dipakai setorong, sejenis kopiah yang berbentuk bundar.

Lingkaran banyak agak besar dari lingkaran atas. Tingginya 15 cm, bahannya terbuat dari beludru hitam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini