Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen

Ia mengatakan, pada H+2 tersebut, tercatat sebanyak 18.749 kendaraan yang melintas di tol Balsam, sementara pada hari biasa hanya mencapai 9.283 kendaraan.

Denada S Putri
Kamis, 03 April 2025 | 12:21 WIB
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
Ilustrasi Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Peningkatan kendaraan 102 persen kala Lebaran Idulfitri 2025 ini. [Ist]

SuaraKaltim.id - Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan volume kendaraan di jalan bebas hambatan berbayar atau tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 102 persen.

Hal itu dijelaskan oleh Marketing and Communication Department Head JNT/Regional Nusantara, Herald Galingga saat dihubungi, Rabu (02/04/2025) kemarin. 

"Dari catatan kami, khususnya pada H+2 setelah Idul Fitri 1446 Hijriah, tol Balsam mengalami peningkatan volume kendaraan sebesar 102 persen," jelas Herald, dikutip dari ANTARA, Kamis (03/04/2025).

Ia mengatakan, pada H+2 tersebut, tercatat sebanyak 18.749 kendaraan yang melintas di tol Balsam, sementara pada hari biasa hanya mencapai 9.283 kendaraan.

Baca Juga:Longsor di Jalur Utama IKN, Jalan Terbelah Hingga Tiga Meter, Sopir Truk: Kami Tidak Berani Melintas

Dikemukakannya, peningkatan volume kendaraan di Tol Balsam merupakan tertinggi untuk tol Regional Nusantara, dimana untuk Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatera Utara (Sumut) peningkatan hanya mencapai 60,8 persen.

"Volume lalu-lintas di ruas tol MKTT terdata sejumlah 22.434 kendaraan dibanding volume saat normal yaitu 13.954 kendaraan," sebutnya.

Berdasarkan data tersebut, 5.470 kendaraan tercatat melalui Gerbang Tol Kualanamu dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu menuju Kota Medan.

"Angka tersebut meningkat 26,83 persen dibanding volume lalin normal yaitu 4.313 kendaraan," timpalnya.

Herald menuturkan bila secara keseluruhan Regional Nusantara mencatat total lalin pada hari Selasa (01/04/2025) sejumlah 162.398 kendaraan atau meningkat 2,1 persen dibanding lalin normal yaitu 159.116 kendaraan.

Baca Juga:Akses ke IKN Terbatas: Jalan Retak, Kendaraan Berat Kena Pembatasan, Sistem Buka Tutup Aktif

Sebelumnya, Herald pernah menyampaikan, tarif tol Balsam tetap normal atau tidak mendapatkan program diskon tarif tol pada mudik lebaran 1446 hijriah.

Tol Balikpapan-Samarinda. [Ist]
Ilustrasi Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam). Peningkatan kendaraan 102 persen kala Lebaran Idulfitri 2025 ini. Tarif tol Balsam tetap normal atau tidak mendapatkan program diskon tarif tol pada mudik lebaran 1446 hijriah. Tercatat sebanyak 18.749 kendaraan yang melintas di tol Balsam, sementara pada hari biasa hanya mencapai 9.283 kendaraan. [Ist]

"Untuk tarif tol selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1446 Hijriah di ruas tol Balsam belum ada program diskon," katanya.

Menurutnya, pemerintah pusat memberikan diskon untuk tarif tol sebesar 20 persen, namun diskon itu hanya untuk Tol Trans Sumatera serta Trans Jawa.

Herald mengingatkan untuk arus balik, JNT mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan di jalan tol untuk dapat memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan.

"Kemudian juga mempersiapkan perbekalan selama perjalanan seperti makanan, minuman, serta peralatan ibadah, obat-obatan pribadi, mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara penuh sebelum melakukan perjalanan," pintanya.

Herald juga merekomendasikan agar pengguna jalan tol untuk cek tarif tol dan mengisi saldo uang elektronik dengan cukup sebelum melakukan perjalanan di jalan tol.

Herald menganjurkan pengisian ulang uang elektronik melalui aplikasi Travoy atau di gerai top up yang tersedia di area istirahat (rest area).

"Kami mengimbau untuk menghindari pengisian ulang di gerbang tol," lanjutnya.

Selain itu, pengguna jalan tol juga diingatkan untuk melakukan pemilihan waktu dan rute perjalanan dengan baik salah satunya dengan menghindari perjalanan waktu puncak arus balik.

"JNT mendorong seluruh pengguna jalan tol untuk mengikuti aturan selama perjalanan dengan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, disiplin dalam ketentuan berkendaraan," tuturnya.

Herald juga menganjurkan agar pengendara jalan tol yang akan menggunakan fasilitas rest area tidak berlama-lama atau maksimal 30 menit.

"Kami meminta untuk menjaga kebersihan rest area serta memanfaatkan posko pelayanan kesehatan di rest area apabila memerlukan pengecekan kesehatan," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini