SuaraKaltim.id - Ibu hamil wajib menjaga asupan makanan. Bukan hanya demi nutrisi si jabang bayi, tapi juga menghindari risiko infeksi yang tidak diinginkan.
Makanan setengah matang atau mentah dianggap sangat berbahaya untuk ibu hamil. Sebab, makanan mentah berisiko terinfeksi oleh bakteri Salmonella dan Listeria, yang bisa berujung pada keguguran.
Tak hanya itu, makanan setengah matang juga akan mengandung parasit seperti Toxoplasma gondii. Sehingga, bila parasit ini tertelan, maka ibu hamil berisiko mengalami infeksi toksoplasmosis.
Sebenarnya semua bakteri itu bisa mati, namun ketika dimasak hingga matang. Akan tetapi, bakteri ini akan tetap hidup pada makanan mentah atau setengah matang.
Baca Juga:Studi: Hamil Usia 30-an Tingkatkan Risiko Serangan Jantung Usai Melahirkan
Jadi, sangat penting bagi ibu hamil untuk memastikan tingkat kematangan makanan sebelum mengkonsumsinya.
Akibatnya bila dikonsumsi makan akan berpengaruh pada kesehatan janin, karena bisa menghambat perkembangannya.
Bahkan pada kasus yang berat, infeksi ini juga dapat menyebabkan keguguran atau kematian janin dalam kandungan (stillbirth).
Selain makanan hewani seperti yang telah disebut di atas, sayuran berkecambah, seperti tauge, juga sangat tidak dianjurkan dikonsumsi dalam keadaan setengah matang, apalagi mentah.
Hal ini karena bisa menjadi tempat bakteri Salmonella, E. Coli, dan Listeria.
Baca Juga:FDA: Hindari Konsumsi Ibuprofen dan Pereda Sakit di Kehamilan 20 Minggu
Berikut Suara.com rangkum dari Alodokter makanan mentah yang perlu dihindari ibu hamil, di antaranya: