Pekebun Benua Etam Bakal Senang, Harga TBS Kaltim Masuk Fase Stabil

Kini naik hingga Rp 2.165 per kilogram.

Denada S Putri
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 12:00 WIB
Pekebun Benua Etam Bakal Senang, Harga TBS Kaltim Masuk Fase Stabil
Ilustrasi perkebunan sawit di Kaltim. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim memastikan harga tandan buah segar (TBS) kepala sawit selama Oktober dan November bakal meningkat. Hal ini tentu jadi kabar baik bagi para petani sawit Benua Etam.

Kepala Disbun Kaltim, Ujang Rachmad menyebutkan, kenaikan harga TBS itu merupakan yang keempat secara beruntun setelah anjlok pada medio tahun lalu. Harga TBS kelapa sawit usia panen 10 tahun ke atas pun dipastikan naik.

Pada periode sebelumnya, harga TBS Rp 2.049 per kilogram. Kini naik hingga Rp 2.165 per kilogram.

“Tren kenaikan harga TBS memasuki fase stabil dan memungkinkan akan terus meningkat ke depannya. Kalau tidak ada gangguan, harga TBS bagus sebetulnya,” ujarnya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga:Truk Bawa Cangkang Sawit Terguling di Aceh, Kemacetan Panjang Terjadi

Sebagai informasi pada periode Mei-Juni, sempat ada gangguan dari dalam sehingga harga TBS menurun. Namun sekarang, sudah beralih menjadi naik terus.

Gangguan yang dimaksud Ujang, merupakan harga crude palm oil (CPO) di pasar global. Termasuk tertahannya CPO di pabrik domestik. Walhasil, pabrik menurunkan produktivitas yang berimbas pada turunnya permintaan TBS.

“4 kali penetapan harga TBS, artinya 2 bulan terakhir, itu naik terus,” tambahnya.

Kepala Disbun Kaltim, Ujang Rachmad. [kaltimtoday.co]
Kepala Disbun Kaltim, Ujang Rachmad. [kaltimtoday.co]

Ia menyebut, kondisi demikian akan menguntungkan para petani. Apalagi, kelapa sawit bukan komoditi perkebunan yang hasil panennya awet dan tidak bisa disimpan hingga harganya stabil.

Jika tak terjual saat panen, maka sawit akan membusuk. Petani pun bisa alami kerugian.

Baca Juga:Keren! Perkebunan Kaltim Beri Kontribusi Penurunan Emisi Gas Sebesar 6,37 Juta Ton C02eq

Terkait jumlah produksi TBS di Kaltim, pada 2021 mencapai 17,73 ton dari seluruh Kaltim. Sementara produksi CPO mencapai 3,7 juta ton. Untuk 2022 belum terekap karena model data tahunan.

“Produksi terbesar dari Kutai Timur karena kebunnya paling luas di sana,” lugasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini