Cerita Rakyat Tentang Asal Usul Kampung Biatan Ulu Nek Timbul di Berau

Setelah diadakan doa dan makan bersama, pesta Erau diisi dengan upacara belian, yaitu upacara menyembuhkan orang sakit.

Denada S Putri
Selasa, 05 Maret 2024 | 14:45 WIB
Cerita Rakyat Tentang Asal Usul Kampung Biatan Ulu Nek Timbul di Berau
Asal-usul Kampung Biatan Ulu Nek Timbul di Berau. [Ist]

SuaraKaltim.id - Kampung Biatan Ulu yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) rupanya memiliki cerita sendiri yang sudah melegenda.

Adapun cerita ini berawal dari pesta Erau yang diselenggarakan oleh masyarakat Dayak Ake' sebagai wujud ungkapan rasa syukur mereka terhadap limpahan rezeki berupa panen yang berlimpah.

Dikutip dari buku Serpihan Cerita Rakyat Kalimantan Timur ini, pesta yang berlangsung selama tujuh hari dan tujuh malam dihadiri oleh orang-orang berasal dari Kampung Biatan Ulu termasuk kampung-kampung lainnya.

Setelah diadakan doa dan makan bersama, pesta Erau diisi dengan upacara belian, yaitu upacara menyembuhkan orang sakit. Pada upacara belian itu, kepala belian akan menari berkeliling mengitari ruangan sesuai dengan irama musik yang ditabuh.

Baca Juga:PSU Digelar di 4 TPS Berau, Ada Apa?

Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan tarian bersama seluruh masyarakat yang hadir, baik itu kepala adat, tokoh masyarakat, tamu undangan, para remaja, dan masyarakat lainnya.

Mereka menari bersama-sama sambil diiringi alunan musik tanpa henti. Karena semua orang menari meliuk-liuk dan berputar-putar di dalam ruangan yang sama, tidak jarang terjadi saling senggol diantara mereka.

Di antara orang-orang yang menari ini tampak seorang laki-laki berusia lima puluhan bernama Paman Inggayut yang secara tidak sengaja menyentuh bagian terlarang dari salah seorang gadis yang merupakan keponakannya sendiri.

Walaupun tidak sengaja melakukannya di depan umum, Paman Inggayut merasa sangat malu dan bersalah.

Inggayut langsung pergi meninggalkan upacara yang masih berlangsung itu menuju Sungai Lempake. Ia begitu menyesali perbuatannya yang sangat memalukan itu.

Baca Juga:Legenda Asal-usul Orang Basap, Si Rumpun Suku Dayak Bermata Sipit

Oleh karena itu, ia berdoa di tengah Sungai Lempake supaya tidak lagi bertemu dengan orang-orang yang berada di pesta tadi dan diakhiri hidupnya di dunia ini.

Akhirnya, doa itu dikabulkan oleh sang penguasa alam semesta. Tiba-tiba suara gemuruh berbentuk angin pusara menghampiri tubuh Inggayut yang membuat tubuhnya mengeras dan tidak lama kemudian menjadi batu.

Batu itu menyerupai manusia yang mirip seperti seorang nenek yang sangat berduka. Singkat cerita, batu itu dinamai Batu Nek Nimbul oleh masyarakat Dayak Ake' yang berarti batu nenek yang timbul di permukaan air sungai.

Kontributor: Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak