Nusantara Lebih dari Sekedar Nama: Makna Geopolitik dan Sejarah di Balik Ibu Kota Baru

Secara umum, nama Nusantara sendiri merupakan nama yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Denada S Putri
Minggu, 12 Mei 2024 | 16:00 WIB
Nusantara Lebih dari Sekedar Nama: Makna Geopolitik dan Sejarah di Balik Ibu Kota Baru
Proyek pembangunan IKN. [Ist]

SuaraKaltim.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menamakan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan "Nusantara" sejak awal 2022 lalu.

Secara umum, nama Nusantara sendiri merupakan nama yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Nama Nusantara ini dipilih dari beragam nama unik lain yang berjumlah 80 seperti Negara Jaya, Pertiwipura, Warnapura, Cakrawalapura, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya hingga Kartanegara.

Kemudian, apa keunikan dari nama Nusantara yang dipilih oleh Presiden Jokowi ini?

Baca Juga:Warisan Budaya Nusantara, 5 Peninggalan Kerajaan Kutai Martapura yang Mempesona

Sudah Ada sejak Zaman Kerajaan Singasari

Dikutip dari Antara, rupanya, nama Nusantara ini sudah ada dan muncul pertama kali sejak zaman Kerajaan Singasari pada tahun 1275 silam.

Kala itu, ada berbagai bentuk lain dari makna Nusantara yang identik di antaranya Dwipantara, juga Cakrawala Mandala Dwipantara.

Dwipa ini berarti pulau, dan 'antara' berarti di luar yang juga serupa dengan definisi Nusantara.

Nusa sendiri berarti pulau dan 'antara' berarti di luar. Jadi, Dwipantara diartikan sebagai kepulauan di tanah seberang.

Baca Juga:Dukung Ekonomi Hijau dan IKN, Pemprov Kaltim Ganti Kendaraan Dinas Menjadi Kendaraan Listrik Mulai 2024

Penyebutan Nama di Wilayah Luar Jawa

Pendapat dari Sejarawan Universitas Gadjah Mada (UGM), Arif Akhyat, kata Nusantara hanya penamaan suatu wilayah saja.

Menurutnya, penamaan ini tidak mengandung perspektif negatif atau positif karena hanya merujuk sebuah nama wilayah di luar Jawa.

Tetapi, ia menyoroti bahwa bagaimana tafsir nama itu digunakan sebagai kebijakan politik untuk pemerataan, keseimbangan, dan keadilan pembangunan.

Nusantara Lebih Luas dari Indonesia

Dosen Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) ini menjelaskan, konsep Nusantara pada masa Majapahit merupakan konsep geopolitik untuk mengidentifikasi suatu wilayah.

Kala itu wilayah yang termasuk Nusantara adalah Bali, Malayu, Madura dan Tanjungpura, juga termasuk wilayah Singapura, Malaysia.

Bahkan wilayah Sumatra, Borneo, Sulawesi dan Maluku, Lombok, Timor juga termasuk serta pengaruhnya sampai Champa, Cambodia, Annam dan Siam.

Jadi menurut Akhyar, secara geografis, Nusantara lebih luas dari wilayah Indonesia saat ini.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini