SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi dengan menyiapkan program Beasiswa Stimulan yang akan diluncurkan akhir September 2025.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bontang, Jayadi Pulung, mengatakan bahwa persiapan teknis tengah dilakukan oleh tim, termasuk penetapan kualifikasi penerima yang sudah dituangkan dalam Peraturan Wali Kota.
Hal itu disampaikan Jayadi Pulung, Senin, 8 September 2025.
"Insya Allah di minggu ketiga September bisa dibuka mas. Ini tunggu keluar DPA untuk memastikan nilai alokasinya," ucapnya, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa, 9 September 2025.
Baca Juga:Sudah 70 Persen Dikerjakan, Proyek Turap Kanaan Bontang Tersendat Gegara Sengketa
Program ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 14 miliar.
Nilai bantuan yang akan diterima mahasiswa pun akan berbeda sesuai kategori penerima.
Namun, Jayadi belum bisa memastikan detail kuota maupun kualifikasi penerima hingga seluruh proses administrasi rampung.
"Yang terpenting penerima ini harus dipastikan tidak mendapat program beasiswa tuntas," terangnya.
Beasiswa Stimulan menjadi tambahan dari skema bantuan pendidikan lain yang sebelumnya sudah dijalankan.
Baca Juga:Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif di Bontang, Kerugian Negara Masih Menunggu Hitungan BPKP
Sebagai informasi, Pemkot Bontang juga telah menyiapkan Rp 20 miliar untuk program Gratispol, yakni dukungan biaya pendidikan bagi mahasiswa baru di kota tersebut.
Dengan begitu, total anggaran pendidikan tinggi yang dikucurkan mencapai Rp 34 miliar.
Program beasiswa ini ditujukan tidak hanya bagi mahasiswa berprestasi, tetapi juga mencakup kategori khusus, bahkan memberi peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan studi.
Jayadi menambahkan, alokasi dana tersebut merupakan hasil efisiensi APBD yang dilakukan sejak awal 2025, sehingga program bisa segera berjalan.