Covid-19 Varian Kraken Sudah Masuk Balikpapan, Dibawa WNA Polandia

Terkonfirmasi positif Covid-19 sub varian Kraken berdasarkan hasil uji sampel WGS.

Denada S Putri
Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:00 WIB
Covid-19 Varian Kraken Sudah Masuk Balikpapan, Dibawa WNA Polandia
Ilustrasi Covid-19 varian Kraken. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Warga Balikpapan mesti kembali waspada terhadap penyebaran virus Covid-19. Pasalnya saat ini Covid-19 jenis varian baru dikabarkan masuk ke Kota Minyak. Covid-19 sub varian Kraken masuk ke Balikpapan melalui warga negara asing (WNA) berinisial JBS. 

WNA asal Polandia itu dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 sub varian Kraken. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin mengatakan JBS bekerja di PT UR, salah satu sub kontraktor di pengeboran migas lepas pantai Selat Makassar

Terkonfirmasi positif Covid-19 sub varian Kraken berdasarkan hasil uji sampel Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium Universitas Mulawarman pada 16 Januari lalu di Samarinda.

"Hasilnya tes menunjukkan bahwa sub varian covid-nya adalah Kraken," kata Zainul, Jumat (27/01/2023). 

Baca Juga:Resah Didatangi Tim Survei Tanah, Pria di Balikpapan Diamankan Polisi Karena Angkat Senjata Api

Masuknya Covid-19 sub varian Kraken bermula saat JBS tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 6 Januari lalu. JBS bertolak ke Balikpapan sehari  kemudian setelah sempat menginap di salah satu hotel di Jakarta. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin. [Suara.com/Arif Fadillah]
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Balikpapan M Zainul Mukhorobin. [Suara.com/Arif Fadillah]

Setibanya di  Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, JBS langsung menjalani karantina di salah satu hotel di kawasan Balikpapan Barat.

"JBS lalu menjalani tes antigen dan hasilnya negatif," kata Zainul.

JBS ke Balikpapan tidak sendiri, melainkan bersama rombongan 13 orang. Terdiri dari 8 WNI dan 5 WNA. Semuanya menjalani menjalani prosedur yang sama dengan JBS. Tapi mereka negatif Covid-19, hanya JBS yang terkonfirmasi positif. 

Di tempat bekerja JBS memang menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Setiap pekerja wajib menjalani karantina terlebih dahulu selama lima hari. Sebelum memasuki lokasi kerja, juga mesti tes antigen serta PCR.

Baca Juga:Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat Karena Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

"Pada 11 Januari JBS kembali menjalani tes PCR dan dinyatakan positif," ujar Zainul.

Setelah dinyatakan positif, JBS langsung dipindah ke Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan untuk menjalani karantina.  Sampel WGS JBS selanjutnya dikirim ke Laboratorium Universitas Mulawarman oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

"Pada 16 Januari, hasil tes WGS keluar. JBS terkonfirmasi positif Covid-19 Sub Varian XBB.1.5 Kraken," kata Zainul.

Selanjutnya JBS kembali menjalani tes PCR dengan hasil negatif pada 18 Januari. Karena dinyatakan negatif, dia kemudian dipindahkan ke salah satu hotel karantina yang disediakan perusahaan di kawasan Balikpapan Selatan.

"Saat ini yang bersangkutan sedang dipersiapkan untuk bekerja di lokasi pengeboran lepas pantai  Selat Makassar," ungkap Zainul.

Ditemukannya sub varian baru ini, kata Zainul tak lepas dari protokol ketat yang masih dijalankan oleh perusahaan tempat di mana JBS bekerja, PT UR.

Sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerangkan bahwa Covid-19 varian Kraken telah masuk di Indonesia melalui Balikpapan. Budi menyebut kalau penularan Kraken terbilang cepat namun tidak mematikan.

"Kraken Ini masuk di Balikpapan, memang yang bersangkutan sudah pernah ke Jakarta," kata Budi di Gedung AA Maramis, Jakarta, Kamis (26/1/2023). 

"Kraken yang kita amati penularannya memang cepat, tapi lemah," tambahnya.

Setelah mengetahui varian Kraken masuk ke Indonesia, pihaknya langsung melakukan pengawasan atau surveillance. Selain itu, penelusuran kontak erat dari pasien yang terpapar Kraken pun tengah dilakukan. 

Kontributor: Arif Fadillah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini